Miss Antagonist
“Sama, Inara. Kamu cuma bahas burung yang masuk lebih dari satu, tanpa menyeret ikatan apa-apa di dalamnya. Itu jelas sama, yang membuat mereka berbeda cuma pandangan kamu, karena kamu berpegang sama norma-norma.”
Inara tertegun, mungkin dia memang sensitif karena membahas tema ini tanpa melepas norma yang diajarkan kepadanya juga stereotip di masyarakat mereka. Normalnya, pembahasan soal seks bebas berarti mematahkan itu semua. Tidak ada norma di sana. Kenapa pemikirannya sempit sekali, sih?
“Kak, gimana dengan... value?” Di lingkungannya, Inara tahu kalau seks sebelum menikah berkaitan erat dengan penghargaan para lelaki pada wanita itu.
Hot Chapters