Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

“Kenapa?” Widya tertegun, lalu mengangkat kepalanya bertatapan dengan Hendri. Widya sungguh syok. Hidungnya hampir saja menempel di pundak Hendri. Dia menarik napas dalam-dalam, segera berdiri tegak, lalu berlagak tenang. “Aroma detergenmu wangi juga. Merek apa?” Hendri terdiam sejenak, kemudian tersenyum. “Bukan detergen, tapi aromaterapi.”
9.33.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82.5K kali sebagai penghangat hidung
Tampilkan Ulasan (857)
Baca
+Pustaka
rincut
nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike
Siti Saodah
cerita yang sangat luar biasa ,menarik sekali untuk dibaca kelanjutannya ,penasaran dengan tokoh Claire Adhitama dan anak anaknya ,hasil perjuangan nya selama ini akan kah berhasil mempertahankan perusahaan ibunya ? dan ,penasaran juga dengan cerita cinta nya yg sudah membesarkan ketiga anaknya ???
Baca Semua Ulasan
MEMBALAS SUAMI DAN MADUKU

MEMBALAS SUAMI DAN MADUKU

“Masa sih, gue sering liat ditivi juga gitu kok, cara nyadarin orang pinsan. Pake minyak angin yang di tempelkan pada hidung. Kenapa di sini dikatakan belum ada penelitian.“ kuamati minyak angin yang sudah kuteteskan ke tisu. Aku ragu untuk melakukannya. Aku ingat, waktu dulu Miranti pinsan di sekolah, sudah berusaha dengan berbagai cara gak bangun. Tapi waktu dia mencium bau ketek gue langsung bangun. Aku tersenyum nakal. Sekalian aja ngerjain dia. Toh sudah lama aku tak mengerjainya. Akan kucoba caraku dulu. Kulepas kemeja yang menutupi tubuhku. Kini aku hanya memakai kaos dalam. Kucium ketekku sendiri. Ups, aku menutup hidung. Walau sudah memakai deodorant, tetap aja bau kecut.
8.9111.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai penghangat hidung
Baca
+Pustaka
Mendadak Dinikahi Om-Om

Mendadak Dinikahi Om-Om

Diresapi dan dinikmati air hangat yang mulai terasa memijit-mijit ototnya yang terasa kaku, juga sedapnya aromatheraphy yang menusuk lubang hidungnya, menjalar pada kepala dan menciptakan rasa tenang dan menenangkan. Beberapa menit Nala menikmati posisi ini, sampai pada akhirnya ia membuka mata secara tiba-tiba kala otaknya menemukan ide. Diraihnya ponsel yang masih ada dalam jangkauannya, tanpa mematikan musik yang tengah berputar, Nala langsung mengambil beberapa potret dirinya, tentu saja dengan menonjolkan bagian-bagian yang perlu dipamerkan.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai penghangat hidung
Baca
+Pustaka
Penghangat Ranjang Majikanku

Penghangat Ranjang Majikanku

“Minum ini. Ini obat pereda nyeri sama penurun panas. Aku nggak mau dengar alasan lagi.” Ana menerima obat itu dan meminumnya dalam diam. Rasa hangat dari kompresan Kevin menjalar ke seluruh wajahnya, memberikan sedikit ketenangan yang sudah lama tidak ia rasakan. Kevin melanjutkan kegiatannya, mengompres tangan dan pergelangan kaki Ana yang bengkak karena seharian naik-turun tangga. “Ruangan ini pengap sekali, Na. Kenapa kamu nggak bilang kalau kipas anginnya bunyi kasar begini?” tanya Kevin sambil melirik kipas angin kecil di sudut ruangan.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai penghangat hidung
Baca
+Pustaka
Pelayan Perawan Milik Tuan Muda

Pelayan Perawan Milik Tuan Muda

Ibu Ani keluar dari kamar menuju dapur. "Bila aku terus seperti ini bagaimana bisa bekerja," gumam Naya merutuki keadaannya sekarang. Apalagi ia menjadi tulang punggung. Sekitar beberapa menit ibu Ani kembali masuk ke dalam kamar, membawa secangkir teh jahe hangat. Minuman ini sangat cocok untuk masuk angin termasuk meredakan kondisi saluran napas dan hidung tersumbat.
9.421.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 800 kali sebagai penghangat hidung
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Dengungan pening yang membuat pandanganku berputar. Aku mencoba berdiri, berpegangan pada pinggiran wastafel marmer. Aroma reed diffuser berwangi ylang-ylang dan sandalwood yang biasanya menenangkan, tiba-tiba menusuk hidungku. Baunya terasa tajam, manis, dan... menjijikkan. Rasanya seperti mencium parfum yang disemprotkan ke daging busuk. "Huek!" Perutku berkontraksi hebat. Tanpa peringatan, isi lambungku mendesak naik.
9.468.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai penghangat hidung
Baca
+Pustaka
Sampai Kau Ingat Aku

Sampai Kau Ingat Aku

Uap hangat minuman yang dibuat dari jahe segar yang dipadukan dengan manisnya madu hutan itu langsung menguar memasuki indra penciuman Arkan. “Minum dulu, Mas. Ini Warm Honey Lemon Ginger. Ini paling bagus untuk pemulihan. Juga supaya pusing kamu cepat hilang," ucap Naya sambil menyodorkan cangkir itu dengan gerakan anggun. Arkan menerima cangkir itu. Hangatnya menjalar ke seluruh ke telapak tangannya. Aromanya menenangkan. Mengingatkan pada bangku kayu dan hujan. Entah di mana dan kapan.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai penghangat hidung
Baca
+Pustaka
Pendekar Golok Naga

Pendekar Golok Naga

Cuping hidung Palguna dan ketiga temannya kembang-kempis, membaui aroma yang sulit dijelaskan itu. Dibilang wangi tidak, tetapi dibilang busuk juga tidak. Entah aroma bunga atau apa, Palguna dan kawan-kawannya tak mampu menebak. "Bau apa ini?" gumam Palguna yang tak kuasa menahan rasa penasaran. Sembari bertanya-tanya begitu, tangan Palgna merambat perlahan ke gagang parang yang tergantung di pinggang. Kepekaannya mengisyaratkan jika ada yang sedang bergerak mendekat padanya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai penghangat hidung
Baca
+Pustaka
Malam Pertama Si Gadis Desa

Malam Pertama Si Gadis Desa

Pria itu tertawa sambil menggeleng. "Ini itu namanya water heater, alat pemanas air. Jadi kamu gak perlu tuh rebus air dulu kalau mau mandi air angat. Tinggal mandi pake ini aja. Tuh kan di kerannya ada tanda merah dan biru kamu puter aja mendekati ke merah kalau mau airnya hangat. Tapi jangan full, nanti panas banget!" Hilma mengangguk mendengar penjelasan Zafar, gadis itu mencoba untuk menyalakannya, Zafar ikut masuk memastikan jika dia benar memutar kerannya.
1027.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 881 kali sebagai penghangat hidung
Baca
+Pustaka
Terperangkap Gairah Suami Butaku

Terperangkap Gairah Suami Butaku

Yang ada di tangannya saat ini adalah obat perangsang yang bisa dihirup. Berbeda dengan obat perangsang lain yang harus dicampurkan dalam makanan dan minuman, jenis yang satu ini lebih mudah penggunaannya. Cukup buka tutupnya, atau teteskan sedikit cairan di baju atau sapu tangan, lalu biarkan orang yang menjadi target menghirup aromanya.
9.51.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43.0K kali sebagai penghangat hidung
Tampilkan Ulasan (311)
Baca
+Pustaka
Fafa Timahe
Aq gak nuntut kakak author mesti update tiap hari, krn aq tau gmn susahnya nulis cerita klo udh buntu apalagi kita jg sibuk sm kerjaan real life. Yg penting kualitas cerita kak. Alur cerita yg naik turun tp pasti klimaks masalahnya trus pemilihan kalimat. Semangat kak. Aq harap S4 adalah gongnya.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status