Kebangkitan Sang Putri Terbuang
Menyatu, pekat, menusuk hingga ke dalam kepala.
“Huek…!”
Su Yu spontan menutup hidung, wajahnya memucat. “Baunya menjijikkan!”
Beberapa yang lain ikut tersedak. Hidung terasa panas, perih, seolah dibakar dari dalam.
Lin Yue menahan napas, menelusuri sekeliling. Namun yang terlihat hanya hamparan tanah gersang dan retak—tak ada bangkai, tak ada jejak.