Mengubah Kehangatan Menjadi Penyesalan
"Maka aku ... cuma bisa mengakhiri hidupmu seperti beberapa sampah sebelumnya. Aku bakal membunuhmu dengan tanganku sendiri, membunuh kalian semua, hingga di seluruh garis waktu ini cuma tersisa aku."
Pria itu mendongak menatap kehampaan, lalu berbisik lirih, seolah sedang mengenang sesuatu yang amat dirindukannya.
"Asalkan mereka semua mati, Kana yang berusia delapan belas tahun bakal jatuh cinta pada pandangan pertama kepada diriku yang kembali ke masa lalu ...."
"Kana, kali ini aku pasti nggak bakal membiarkanmu mati dalam kesedihan dan penderitaan. Percayalah padaku, ya?"