Tukang Pijat Super
“Cinta itu murni, Tania. Ia tetap ada bahkan ketika nafsu telah pergi. Tapi seks? Ia lahir dari nafsu, dan akan mati ketika nafsu itu hilang.”
Tania mempertimbangkan kata-katanya, lalu mengangguk pelan. “Jadi, ketika kau berhubungan dengan mereka... itu hanya nafsu?”
Juned mendekat, tangannya yang besar menyentuh lembut pipi Tania. “Ya. Tapi denganmu, Tania, itu berbeda. Denganmu, ada cinta sebelum ada nafsu. Dan cinta itu akan tetap ada, bahkan jika suatu hari nafsu itu pudar.”