Bara Dendam Sang Prabu Boko
"Siap laksanakan, Panglima Cangak Sabrang!"
"Kavaleri! Maju! Kepung dan hantam barisan mereka dengan gelombang air!" teriak Cangak Sabrang, tangan kanannya terangkat, mengalirkan hawa dingin yang menusuk.
Dari posisi strategisnya, Panglima Jentra Kenanga dan Panglima Dandang Wilis segera menyelinap masuk ke dalam arena pertempuran, seolah-olah hanya menambah kekuatan Medang. Namun, setiap gerakan mereka terukur, setiap arahan pasukan Medang diatur secara halus. Mereka memastikan pertempuran tetap terfokus pada bentrokan antarpanglima, bukan pada pembantaian rakyat Panaraban secara sembarangan, setidaknya belum saat ini.
Hot Chapters