Anak Yang Tidur Dengan Perut Lapar
balas Bu Mardiyah.
Setelah mengucap terimakasih dan pamit, aku dan Ibu akhirnya pulang ke rumah. Kupegangi tangan Ibu erat-erat saat berjalan. Ibu terlihat lelah, napasnya terengah-engah. Sepertinya, ia telah melalui hari yang berat. Saat melihat wajah Ibu malam itu, aku bertanya-tanya apakah cucian Ibu sangat banyak hingga ia kelelahan dan pulang larut malam, ataukah sesuatu yang lain telah terjadi? Kenapa Ibu terlihat sangat ketakutan, dan dari tadi ia terus merapatkan mantelnya?
Saat itu, tiba-tiba saja hatiku mulai tak tenang. Aku mendapat firasat bahwa rasa takut yang kurasakan malam itu ada hubungannya dengan perangai aneh Ibu.
Hot Chapters