Adik Iparku Memohon Aku Mengampuninya
Tepat saat aku hampir menyentuh bagian yang paling sensitif, adik iparku mengembuskan napas panas dan bergumam, "Kak, jangan, kamu ...."
Drrrttt ... drrrttt ....
Di saat kritis seperti itu, ponsel adik iparku yang tergeletak di ruang tamu tiba-tiba berdering.
Aku sebenarnya enggan melepaskannya, tapi adik iparku berbisik dengan panik, "Kak, aku 'kan lagi pura-pura pingsan jadi nggak bisa angkat telepon. Kamu ... cepetan kamu ambil bajuku di kamar mandi sekarang."