Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
JERAT GAIRAH SANG SAHABAT

JERAT GAIRAH SANG SAHABAT

Wanita itu menggigit bibirnya kuat-kuat. Serta merta peristiwa pengurungan dirinya di dalam kamar mandi sekolah, kembali berkelebat mata. Tubuh Safia mulai terlihat gemetar menggigil. Keringat dingin pun mulai bermunculan. Badan Safia terasa lemas. Wanita itu luruh ke lantai. Safia memang mengidap gejala claustrophobia, yaitu ketakutan berlebih pada ruang tertutup dan sempit.
1034.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai phobia cacing
Baca
+Pustaka
ENAK, PAK DOSEN!

ENAK, PAK DOSEN!

“Aaaaaaa! Claudia, Claudiaaaaaa! Aaaaa! Bunda, ular! Ulaaaaar!” Shanum terkejut bukan main. Jantungnya serasa berhenti berdetak. Phobianya terhadap ular membuatnya membeku sesaat, sebelum akhirnya insting untuk menjauh mengambil alih. “Aaaa! Bundaaa!” Lalu, Shanum berlari tunggang langgang dan membayangkan ular itu langsung mengejarnya. Takut ular itu berbisa, Shanum menjauh dari kolam dengan napas terengah-engah, tubuhnya bergidik ngeri membayangkan betapa menggelikannya hewan melata itu.
9.9279.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.0K kali sebagai phobia cacing
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga. Ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
OTHOR CENTIL
Hallo, Kak. Maaf kalau ceritanya tidak sesuai ekspektasi Kakaknya, ya. Di bab awal itu sudah jelas, Diana butuh uang karena uang sakunya dibatasi. Soal password kartu ATM itu, Damar juga bilang kok kalau sandinya nanti dikasih tahu lewat pesan.
Baca Semua Ulasan
Sang Pemilik Takdir Langit dan Tujuh Wanitanya yang Cantik

Sang Pemilik Takdir Langit dan Tujuh Wanitanya yang Cantik

"Junior akan memberi tahu apa yang sudah junior yakini saat ini. Penderita kegilaan ini jelas hanya bisa dibunuh dengan cara dipenggal atau ditusuk jantungnya. Yang kedua, mereka tidak takut dengan cahaya matahari! Yang mereka takutkan adalah panas dan air." "Jadi saat matahari dalam suhu tertentu, mereka takut dan segera berlari untuk bersembunyi. Dan dengan air mereka juga takut, karena seperti yang semua lihat, dengan berendam dalam air membuat cacing-cacing tersebut keluar dari tubuh inangnya, jadi bukan karena pil buatanku itu."
1016.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 483 kali sebagai phobia cacing
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

Dito menggelengkan kepalanya, merasa ngeri mengingat kejadian itu. Tangan Nico perlahan terulur dengan seringaian jahat diwajahnya. Dito segera berlari mengindar, tak disangka Nico malah berlari mengejarnya. Dito semakin histeris. Jika bulu kucing itu terhirup olehnya, dadanya akan sesak dan badannya menjadi gatal atau bahkan dia bisa mati jika bulu kucing itu banyak mengendap di paru-parunya. Dito sangat alergi dan fobia dengan kucing lalu ekor sialannya itu yang paling di bencinya, membuat penglihatannya sakit!
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai phobia cacing
Baca
+Pustaka
Kissing Partner Sang Tuan Muda

Kissing Partner Sang Tuan Muda

Hingga akhirnya, ia merogoh saku untuk mengambil ponsel, dan mencari penjelasan tentang phobia yang dialami sang majikan. "Jadi, namanya Philemaphobia. Semacam rasa takut dengan kuman atau bakteri yang ada di mulut," gumam Kara setelah membaca sebuah artikel tentang phobia yang mungkin dialami oleh Bara. "Tapi, kenapa dia tidak bereaksi ketika menciumku? Apa yang menyebabkan hal itu terjadi?" pikirnya. Kara terdiam dan berpikir sejenak, tentang banyak hal yang melibatkan dirinya dengan phobia sang tuan muda. Hingga akhirnya, dia menarik satu kesimpulan.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai phobia cacing
Baca
+Pustaka
NAFKAH YANG TERBAGI

NAFKAH YANG TERBAGI

Saga membekap mulutnya sendiri, berharap mereka tidak ada yang melihat, ia berada di dalam lubang, dekat dari tempat mereka berdiri. Langkah kaki mereka terdengar jelas dari atas. Saga seakan tersudut di tempat itu. Saga pun merasakan ada sesuatu yang menggeliat di tangannya. Saat Saga menatap tangannya, ia melihat hewan menggelikan berupa cacing menari-nari di tangannya. Sontak Saga melemparkannya ke sembarang arah. Detak jantung Saga seakan berpacu begitu kencangnya. Ia merasa geli dan phobia terhadap hewan itu. Namun, sebisa mungkin ia mengatur nafas supaya tak terdengar oleh mereka.
1032.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai phobia cacing
Baca
+Pustaka
Kultivasi Awan Surga

Kultivasi Awan Surga

Dia mengeksekusi Langkah Bayangan Awan Surga Mengambang, berlari menuju pintu masuk lembah demi keselamatan. Tidak mengherankan jika lembah ini memiliki Gua Seratus Racun, namun tidak ada serangga berbisa. Kehadiran Cacing Tanah Kabut Racun, predator yang ditakuti dari serangga-serangga ini, menjelaskan semuanya. Cacing Tanah Kabut Racun sangat cepat, mendekati Xi Feng dengan kecepatan yang mengkhawatirkan. Saat jarak di antara mereka menyempit , rasa takut yang berat membebani hati Xi Feng.
9.2116.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai phobia cacing
Baca
+Pustaka
BREATHLESS (Losing You)

BREATHLESS (Losing You)

Maka dari itu, tak jarang hewan berbulu itu ditemukan di area dekat jendela kantin. "Gue phobia sama ulat," kata lelaki itu disertai helaan napas panjang. Cessa melirikkan ekor matanya sejenak, kemudian kembali fokus pada aktifitasnya semula. "Oh, gue kira modus doang." "Ya ... Sekalian modus juga sih, hehe." Cessa memukul gemas bahu Andre. "Ish! Sana! Jauh-jauh lo, dari gue. Entar rabies gue yang ada."
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai phobia cacing
Baca
+Pustaka
Pendekar Kitab Iblis

Pendekar Kitab Iblis

Gobi Pay terletak di Gurun Gobi yang ganas karena banyaknya makhluk padang pasir yang akan menelan setiap pendatang yang tidak mengerti lika liku padang pasir untuk menuju ke markas Perguruan Gobi. Salah satu makhluk yang sangat mengerikan di gurun pasir Gobi adalah cacing raksasa yang hidup di kedalaman gurun pasir. Cacing raksasa ini memiliki gigi yang tajam serta semburan racun yang mematikan. Cacing raksasa ini sudah beberapa kali melindungi Perguruan Gobi dari serangan musuh yang tidak senang dengan keberadaan perguruan pembela kebenaran ini.
1032.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 868 kali sebagai phobia cacing
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Kelima Penguasa Kejam

Menjadi Istri Kelima Penguasa Kejam

Setiap mendapat kesempatan untuk pergi ke sekolah Kak Jasmine atau Lilly, aku pasti berlari menyelinap ke perpustakaan untuk membaca buku apa pun yang menuliskan tentang fobia itu. Dan gynophobia, adalah salah satu fobia yang dituliskan dalam buku-buku itu. Meski aku tidak pernah menyangka jika gejala fobia pada seseorang bisa sefatal ini. “Minna?” Deg. Tubuhku tersentak saat mendengar pria itu berbicara. Padahal ia bahkan belum membuka mata. “I… iya, saya di sini,” jawabku terbata. “Sa… saya akan panggilkan Dokter Fabian.”
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai phobia cacing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status