Membicarakan 'Lopobia' langsung mengingatkanku pada sebuah dunia fantasi yang pernah kutemui di platform webtoon sekitar setahun lalu. Ceritanya berpusat pada kerajaan Lopobia yang terpecah oleh perang saudara akibat persaingan dua klan penyihir—keluarga Veridian dan Obsidian. Awalnya, mereka bekerja sama untuk melindungi kerajaan dari invasi makhluk gaib, tapi perselisihan tentang penggunaan magi terlarang memicu konflik berdarah. Yang bikin menarik, penulisnya nggak cuma fokus pada pertarungan epik, tapi juga eksplorasi psikologi karakter utama, Rhea Veridian, yang terombang-ambing antara loyalitas keluarga dan keinginannya memulihkan perdamaian.
Plot twist-nya muncul ketika Rhea menemukan fakta bahwa konflik ini sengaja diprovokasi oleh dewa kuno yang ingin menghancurkan Lopobia sebagai balas dendam. Aku personally suka bagaimana dunia Lopobia dibangun dengan sistem magi yang detail—ada hierarki penyihir berdasarkan elemen, ritual pengikatan sumpah dengan darah, sampai mitos penciptaan yang ternyata terhubung dengan alur utama. Sayangnya, webtoon ini hiatus di chapter 78 saat Rhea mulai menyelidiki kebenaran tentang dewa-dewa, leaving fans like me frustrated but still hoping for its return.