Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Jodoh Pilihan

Bukan Jodoh Pilihan

🍁 Gilang 🍁 Menurut kalian lebih baik memiliki raganya tapi tidak hatinya atau memiliki hatinya tapi tidak raganya? Silakan kalian pilih karena untuk saat ini aku tidak punya pilihan alias mentok tembok jadi aku belum punya jalan keluar. Apalagi memilih.
1034.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 968 kali sebagai pilihan yang terbaik
Baca
+Pustaka
Terbaik Menurut Takdir

Terbaik Menurut Takdir

kata Papi Bram, yang dibalas anggukan oleh Istrinya. "Ya sudah! Kalau gitu sekarang kita tanya anak-anak kita saja ya. Kamu bagaimana Nak, apa kamu bersedia Ayah jodohkan dengan putri teman Ayah ini?" tanya Ayah Andra kepada putranya Brayn. "Aku mengikut Ayah, sama bunda saja. Pilihan kalian, pasti yang terbaik untukku," jawab Brayn dengan bijak. Kedua orang tuanya dan orang tua Clarisa tersenyum lega mendengar hal itu.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai pilihan yang terbaik
Baca
+Pustaka
Istri pilihan (Indonesia)

Istri pilihan (Indonesia)

"Subhanallah, Kia kamu wanita yang sangat baik nak. beruntung kami memiliki menantu seperti mu, kamu memang istri pilihan untuk Nando." "Mama terlalu berlebihan memuji Kia." seperti biasa Kia menundukkan kepalanya tersipu malu. Tanpa mereka sadari, seseorang tengah mengepalkan sebelah tangannya merasa dongkol. sorot matanya menajam pertanda tak suka. "Kita lihat saja sampai dimana pujian untukmu berakhir? persiapkan dirimu Kia." ucap batin Aisyah tersenyum licik.
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai pilihan yang terbaik
Baca
+Pustaka
Dua Sisi

Dua Sisi

Keningnya sedikit berkerut sebelum dia kemudian berucap. "Embun pasti akan tetap memilih Abang. Ketika kita sudah memilih bersama dengan seseorang walau apapun yang terjadi, itu menurut Embun sudah merupakan pilihan. Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, bahkan lebih kaya daripada pasangan kita, dan kita tetap memilih untuk bersamanya, ya itu lah yang disebut dengan pilihan menurut Embun, Bang."
1030.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 752 kali sebagai pilihan yang terbaik
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang CEO

Jerat Cinta Sang CEO

“Pa…” “Kamu ingat ucapan Papa kemarin? Hidup itu pilihan, Nduk. Kita diberikan kesempatan untuk bisa memilih mana yang terbaik untuk kita. Kamu tahu, kamu nggak bisa menentukan siapa ayah dan ibu yang melahirkan kamu di dunia. Kamu juga nggak bisa memilih ingin melahirkan anak yang seperti apa kelak satu saat nanti. "Tapi kamu diberikan kesempatan untuk memilih siapa yang pantas dan layak mendampingi kamu untuk menjalani kehidupanmu di masa depan.”
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai pilihan yang terbaik
Baca
+Pustaka
Pilihan York

Pilihan York

Serapat apapun dan se cerdik apapun menyembunyikannya, seiring berjalannya waktu akan terungkap dengan sendirinya. York membolak-balikkan buah sambil melakukan pencocokan dengan artikel “cara memilih buah yang segar” daripada nanti buah yang dipilihnya busuk di dalam, tidak tahan lama lebih baik meluangkan waktu untuk belajar sebentar. Seperti halnya memilih pasangan yang harus ekstra hati-hati karena menyangkut kelangsungan hidup di masa depan maka memilih buah juga sama karena menyangkut kesehatan dompet dan meminimalisir kerugian, dan bukan kah kegiatan memilih buah akan dilakukan seumur hidup jadi lebih baik belajar dari sekarang. “Oke York ayo kita mulai, lebih baik terlihat bodoh untuk
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai pilihan yang terbaik
Baca
+Pustaka
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

jawabnya sambil mengusap punggungku yang gemetaran. Aku mendorong dadanya menjauh, menatap manik legamnya dengan rasa amarah yang menggila. "Ini bukan pilihan, Mas! Ini bukan pilihan! Tidak ada sisa pilihan mana yang harus kupilih. Aku ingin memilih–, Zea ingin memilih–" Aku tersedu, Mas Abi mengusap air mataku yang terus berjatuhan. "Kita memang tidak memiliki pilihan. Satu pun. Untuk itu, kita harus mengambil apa yang masih tersisa, lakukan yang terbaik dan rida, ikhlas ...." Aku menggeleng kepala kuat.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai pilihan yang terbaik
Baca
+Pustaka
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Aarav Bora menatap kearah Aarav, lalu ia berjalan pergi bersma Aarav. Lalu mereka melewati satu demi satu rak dan koridor disana. Aarav memilih Cat Terbaik untuk melukis nanti, “Sepertinya ini yang terbaik, Bagaimana menurutmu.” Ujar Aarav yang bertanya mengenai Cat Air kepada Bora. “Sepertinya pilihanmu bagus, Kita ambil yang kau pilih saja.” Ujar Bora
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai pilihan yang terbaik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status