UNSPOKEN PAIN
Dia gadis yang berani, tidak takut pada dunia, bicara jujur apa adanya walau menyakitkan.
Barry menunduk melihat tangan Ilana di bawah meja, dia perhatikan cat kuku berwarna pink dengan manik-manik indah di atasnya. Pelan, tangannya memegang tangan putih mulus lembut itu. Mulut Ilana langsung terbuka, tapi Barry tersenyum, wanita itu mengode sambil melototkan matanya, Barry terkekeh, Ilana menaikkan satu tangannya pura-pura memegang gelas minumannya dan tangannya di bawah berusaha melepaskan genggaman Barry.
Hot Chapters