Bangkitnya Pendekar Petir
"Bocah, kau memiliki cincin ruang yang langka!"
"Iya, hanya cincin biasa!" kata Panji dan berikan kantong kecil itu pada Ki Badsah.
Dengan dahi yang ditekuk, Ki Badsah buka kantong kecil itu, dan wajahnya pucat saat melihat isi kantong kecil itu, yang isinya hanya satu ibu jari yang darahnya sudah kering.
"Tidak mungkin!" ucapnya.
"Maaf paman, ada apa maksud dengan ibu jari itu?" tanya Panji.