Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I LOVE YOU, SERSAN SIDDIQ

I LOVE YOU, SERSAN SIDDIQ

"Dek, Mas gak bisa bantu masak, Adek bisa masak sendiri kan?" tanya Mas Siddik seraya menyerahkan plastik kresek berwarna hitam yang berisi daging, dari beratnya aku rasa ada sekitar dua kilo lebih. "Mas buat apa beli daging segini banyak, emang habis untuk kita berdua?" tanyaku. Aku heran melihat mas Siddik kalau berbelanja tidak pernah sedikit.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai plastik kresek bening
Baca
+Pustaka
NASI BERKAT

NASI BERKAT

Melihat putrinya clingukan, sudah bisa ditebak apa yang dicari. Erna nyengir, menggaruk kelapanya yang tak gatal. "Tau aja Mak yang Erna cari. Yaudah aku ke kamar dulu Mak, mau siapin buku buat besok." "Iya." Setelah semua selesai, Mak Siti memeriksa satu persatu plastik yang sudah berisi krupuk gendar, takut ada yang bolong yang bisa membuat krupuk mlempem. Menghitungnya, dan memasukkan kedalam kantong kresek hitam. Menyimpannya di atas meja.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai plastik kresek bening
Baca
+Pustaka
Pengacara Cantik Pencuri Hatiku

Pengacara Cantik Pencuri Hatiku

“I-ini bunga plastik, Velin, kamu tidak perlu menutup hidung.” Elin membelalak tak percaya saat Raja mengira ia menutup mulut sampai hidung karena takut alerginya kambuh. Elin juga tahu itu bunga plastik. Ya kali alergi bunga plastik. Kan tidak ada serbuknya. Ngadi-ngadi ni King Raja! Elin kembali menatap Raja jengkel. Ia menggigit bibir gemas. Pria ini polosnya kebangetan banget sih!
6.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai plastik kresek bening
Baca
+Pustaka
Gelora Asmara Preman Kampung

Gelora Asmara Preman Kampung

ucap Bik Nana membuat Mila yang sedang serius mengupas bawang menoleh. Benni mendekati Mila, mengulurkan kresek yang dia bawa. Mila merasa heran melihat kresek yang dibawa Benni. Dia merasa hanya memesan kelapa muda parut, kenapa terlihat banyak sekali yang Benni beli. Untuk menjawab rasa penasarannya, Mila membuka kresek itu untuk memeriksa isinya. Benni langsung pergi meninggalkan dapur. Mila langsung paham saat melihat apa yang Benni beli. Mila lekas mengeluarkan semua isi di dalam kresek. Dia menuang beras barlie di baskom kecil dan mencucinya.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai plastik kresek bening
Baca
+Pustaka
My First Night

My First Night

Aku berdiri dan menepi di balik daun pintu yang setengah terbuka. Ia datang membawa satu kantong plastik. Bisa ditebak isinya, Sesuai permintaanku. Menerawang dari dalam sana, benda berwarna pink itu. "Nih," ucapnya, sembari mengangsurkan kantong kresek itu padaku. Lekas aku mengambilnya. "Makasih Bang Sat, baik bener." balasku lembut. Bernafas lega aku. Kukira dia nggak mau beliin. Ternyata, eh ternyata. Ya, gitu deh.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai plastik kresek bening
Baca
+Pustaka
Istri Pelit Bin Medit

Istri Pelit Bin Medit

ucap Emak sambil mengangsurkan plastik kresek warna hitam. Dengan semangat aku menerima plastik tersebut, dan cepat-cepat membukanya. Namun begitu melihat isi di dalamnya aku langsung cemberut menatap emak. Gimana gak cemberut? Isi kresek hitam tersebut ternyata jambu air yang tumbuh di pekarangan rumah emak, jambu yang selalu kumakan sedari masih ingusan. Sangking bosannya orang memakannya, sampai dibiarkan berjatuhan dan dimakani bebek dan ayam Emak. Dan bisa-bisanya Emak jenguk orang sakit, bawanya jambu itu. Dasar tega!
1017.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 516 kali sebagai plastik kresek bening
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Kembar Yang Memilikiku

Di Antara Dua Kembar Yang Memilikiku

Suara pekik parau keluar dari mulutnya. Meraih satu plastik kecil tipis persegi dengan logo XXL yang bertebaran di atas nakas, Antares menggigitnya hingga robek. Lantas mengeluarkan lateks tipis itu dan menyelubungkan ke miliknya yang sudah sangat panas dan keras. Tanpa ragu-ragu lagi, Antares menghujamkan dirinya di sana.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai plastik kresek bening
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Mulai Melepaskanmu

Ketika Aku Mulai Melepaskanmu

Ares masih menggunakan kemasan plastik bening biasa yang tipis, dengan ujung yang direkatkan menggunakan mesin pres sederhana. Zahwa mengernyitkan keningnya tipis, lalu menatap Ares. "Res, maaf ya sebelumnya. Tapi... apa kamu nggak bisa ganti kemasan plastik yang lebih tebal dan aman?" tanyanya berusaha agar tidak menyinggung perasaan pria muda itu. "Kalau kemasannya hanya menggunakan plastik bening kayak gini, aku takut udara gampang masuk. Keripiknya bisa cepat melempem dan nggak bisa tahan lama kalau dikirim ke luar kota."
9.446.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai plastik kresek bening
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Dosen Dingin

Istri Kedua Dosen Dingin

Dia tak suka terjepit suasana aneh itu. Jalan aspal yang dilewati mobil itu rusak dan bergelombang. Dua kresek besar yang diletakkan Lala di kursi sebelahnya terlempar ke bawah akibat guncangan. Ada bunga mawar putih yang mencuat keluar dari kresek itu. “Maaf, Non. Belanjaan Non jadi berantakan. Non beli bunga buat siapa?” Bayu penasaran.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai plastik kresek bening
Baca
+Pustaka
Suami Warisan

Suami Warisan

Narendra mengamatinya sejenak dan bertanya pada Rika, “Ada plastik?” “Buat apa?” tanya Rika heran. “Nanti di jalan, Bos pasti pingin muntah.” “Ha?” Rika menoleh pada Sarah yang sama terkejutnya. “Aku enggak apa-apa, kok!” bantah Sarah. Tapi Rengganis tau Narendra bermaksud baik, dia mengambil plastik yang terselip di tasnya dan menyerahkannya pada Narendra, yang kemudian mengopernya pada Rika, “Ini, buat jaga-jaga.”
10157.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai plastik kresek bening
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
Ketut Martini
suami warisan...dari judulnya aza udh bikin penasaran.. seseorg yg mendapat warisan seorg suami?... setlah baca..waah...dari bab 1 smpe bab skrg udh ke 40 smakin aku jatuh cinta ...tokoh narend yg macho habis..trus rengganis pastinya gemoy banget..klop dech mreka berdua.. thor sera emg paling top.......
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status