Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ranjang Perkawinan

Ranjang Perkawinan

Dia begitu kesal karena isi lemari disana ikut terjatuh. "Ifa ini selalu bisa buat marah!" Gerutu Bening sambil memungut kertas. "Gadis kok bisa kerjaannya nggak rapi begini." Sedang mengambil kertas, mata Bening memicing melihat satu plastik obat yang ikut terjatuh. "Obat apa ini?" Bening melihat isi di dalam plastik. Obat tablet dengan akhiran 'am'. "Kayaknya baru dibeli deh.. abisnya disini ada notanya."
103.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 124 Beses bilang plastik kresek bening
Read
+Library
CUCU YANG DIBEDAKAN

CUCU YANG DIBEDAKAN

Hingga saat dua kantong itu penuh, aku turun dan menyerahkan jambu itu pada nenek. Aku mengikat satu kantong yang tadi sempat kupetik untukku dan Farah, hanya kutambahi beberapa agar kami puas ngerujak. “Kayaknya yang di plastik kamu lebih merah deh, Sekar.” Kalila protes saat melihat kresek di tanganku. Padahal itu untukku, miliknya dan Karina sudah kuserahkan. “Yaudah. Kasih aja buat mereka, Sekar. Nanti kamu petik lagi, kan dekat. Kalau mereka kasian agak jauh rumahnya.”
1019.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 634 Beses bilang plastik kresek bening
Read
+Library
Perawan Menjadi Taruhan

Perawan Menjadi Taruhan

Lengkap, semua berkumpul jika dia datang. Celine memperlihatkan palstik hitam yang sedari tadi disembunyikan di balik punggung. Sengaja, ingin memberikan mereka kejutan. "Hem ... harum." Celine mencium plastik itu di depan mereka, sehingga membuat anak-anak itu menjadi penasaran. "Apa itu, Kak? Apa itu, Kak?" Mereka berebutan ingin mengambilnya. Celine kembali menggoda. Plastik itu diangkatnya lebih tinggi sehingga mereka melompat-lompat karena ingin menggapainya.
1018.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 506 Beses bilang plastik kresek bening
Read
+Library
Istri Tuli Yang Kau Buang

Istri Tuli Yang Kau Buang

Matanya lantas terpaku pada bungkusan kresek hitam di samping tanaman lidah mertua. Meskipun ada rasa takut di hatinya. Bening keluar dan melihat isi bungkusan kresek itu, Seketika dia menjerit, melihat kucing kesayangannya, Oyen kepalanya nyaris putus di dalam kresek itu. “Tidaaaaaakkkkk!!” Atun yang berada di dalam kamar, bergegas keluar, dan dia terhenyak melihat Bening memeluk Oyen yang berdarah – darah. Kucing itu telah mati.
1021.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 537 Beses bilang plastik kresek bening
Read
+Library
Mayat di Balik Plafon

Mayat di Balik Plafon

Melainkan sebuah kantong plastik berwarna merah besar yang beberapa sisinya telah tergerogoti oleh makhluk hidup dekomposer hingga muncul sedikit lubang krikitan. “Kok malah kresek? Siapa yang naruh kresek segede gaban di sini coba?! Pantes aja plafon gue sampe bereng!” celetuk Adhisti lalu tanpa rasa bersalah menarik kresek itu mendekat padanya. Sambil masih menahan napasnya, Adhisti membuka ikatan kantong kresek itu dengan cahaya temaram dari senter ponsel yang ia letakkan sembarang tempat.
8.718.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 522 Beses bilang plastik kresek bening
Read
+Library
Akhirnya Aku Kembali

Akhirnya Aku Kembali

Beranjak dari ranjangnya, Shen Yiyi ingin melihat semakin dekat benda yang menyerupai sebuah plastik berwarna hitam dan berukuran sangat besar itu. Setelah semakin dekat, Shen Yiyi dapat memastikan bahwa benda itu memanglah sebuah plastik yang telah terisi penuh dan membengkak dengan sangat besar. Kedua alis Shen Yiyi sedikit mengernyit karena penasaran dengan isi di dalam plastik super jumbo itu.
9.8191.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 4.4K Beses bilang plastik kresek bening
Read
+Library
Daster Buat Istriku

Daster Buat Istriku

Suara Bang Galih meninggi. Bima sontak mengangkat wajah, menatapku sekilas lalu mengulurkan tangan. Belum sempat kuraih tangannya, wajah kurus itu kembali menunduk. “Nak,” ucapku meraih tubuhnya. Kupeluk erat. “Ini pakaian Bima!” Kak Rosa meletakkan satu plastik kresek berukuran sedang di dekat kakiku.
1044.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang plastik kresek bening
Read
+Library
Dijual Pamanku, Dibeli Hot Daddy

Dijual Pamanku, Dibeli Hot Daddy

Terlihat ada kaleng kosong yang berdiri di atas kepala dan juga di kedua telapak tangannya. "Ayo lempar lagi. Aku sudah berhasil menjatuhkan satu, sekarang giliranmu." Rico memberikan sebuah bola yang terbuat dari gumpalan plastik kresek yang di ikat oleh karet gelang. Sehingga membuat plastik kresek itu sudah seperti sebuah bola kecil. "Hikss... Hiksss... Jangan. Aku takut," Lirih gadis itu tanpa berani bergerak. Matanya terlihat membiru, sudut bibir mungilnya juga terlihat ada noda darah, mungkin karena terkena bola yang di lemparkan para anak laki-laki itu untuk menjatuhkan kaleng yang ada di kepalanya.
104.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 118 Beses bilang plastik kresek bening
Read
+Library
TETANGGA SOK KAYA

TETANGGA SOK KAYA

Dia menenteng plastik kresek hitam. “Mbak, diangkutin apa adanya aja lah! Aku juga gak sanggup beresinnya. Ini mau buang ini aja!” ucapnya sambil berlalu keluar hendak membuang tentengannya. Aku hanya menggeleng-geleng kepala menyaksikan kelakukan sepasang suami-istri itu.
10150.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 6.0K Beses bilang plastik kresek bening
Read
+Library
Sentuhan Candu Tuan Benji

Sentuhan Candu Tuan Benji

jelas Benji sambil menyerahkan kresek putih besar itu pada istrinya. "Aku juga tadi melihat jepitan lucu. Kupikir akan sangat cocok di rambutmu." Kali ini, pria itu bahkan mengeluarkan sebuah jepitan berbentuk strawberry dari saku celana. Benji kemudian memasangkannya langsung untuk menahan anakan rambut sebelah kanan Lily. Hingga penampilan perempuan itu jadi terlihat bertambah manis.
1090.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.6K Beses bilang plastik kresek bening
Read
+Library
PREV
1234568
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status