Ketika Dia Menghamili Wanita Lain, Aku Memilih Berpisah
Di kalangan orang kaya di Kota Beishka, ada sebuah rahasia yang diketahui semua orang.
Putra mahkota keluarga terpandang, Nigel, sangat mencintai istrinya. Namun, dia juga gemar mencari sensasi di luar. Dia memanjakan para gadis itu tanpa batas, sanggup memberikan apa pun yang mereka inginkan. Hanya ada satu pantangan.
Mereka tidak boleh sampai membuat keributan di hadapan istrinya.
Semua orang tahu, istrinya adalah wanita yang telah dia cintai selama sepuluh tahun dan baru berhasil dia nikahi setelah mempertaruhkan hampir separuh hidupnya.
Nigel pernah berkata, jika istrinya meninggal, dia juga tidak akan memilih untuk tetap hidup.
Namun kali ini, gadis itu sama sekali tidak patuh. Dengan mengandalkan kasih sayang Nigel, dia sengaja datang mengusikku. Dia mengirimiku sederet foto kondom, disertai foto wajah seorang pria yang sedang tidur dengan tenang.
"Bu Millea, yang rasa stroberi bertekstur itu menggairahkan sekali. Aku sampai mengerang semalaman. Apa Pak Nigel pernah pakai kondom begitu sama kamu?"
Saat itulah aku baru menyadari.
Pemuda yang dulu seluruh hati dan pandangannya hanya tertuju kepadaku, kini telah memberikan cinta untukku, tetapi memberikan hasratnya kepada wanita lain.
Aku menatap foto-foto itu hingga air mataku benar-benar habis. Lalu, aku menyusun surat perjanjian perceraian dan membubuhkan tanda tanganku di atasnya.
Saat aku berbalik, Nigel yang berusia 17 tahun berdiri di belakangku, menatapku sambil berlinang air mata.