Tumbal Purnama
Ia merasa ada yang tidak beres akhir-akhir ini—rumor tentang dirinya menggunakan pesugihan semakin liar, dan pelanggan mulai ragu untuk membeli produknya.
Saat tengah malam, ia mendengar suara langkah kaki di luar pabrik. Dengan hati-hati, Bima mengintip melalui celah pintu. Beberapa orang berpakaian hitam tampak menyelinap ke dalam area penyimpanan.
“Beraninya mereka...” gumam Bima sambil meraih tongkat kayu di dekat pintu.
Ia melangkah keluar dengan sigap, menghadang salah satu pria yang tengah menuangkan cairan ke dalam karung tepung. Pria itu terkejut, mencoba kabur, tetapi Bima berhasil menangkapnya.
Hot Chapters