Sistem Medis Dokter Jenius Masa Depan
Matanya terpaku pada Jason—tatapan seseorang yang baru saja menyadari bahwa ia berdiri di hadapan sesuatu yang tidak bisa ia pahami, apalagi kendalikan.
Asher, tabib petarung terkuat generasinya, bahkan lebih terpukul.
Wajahnya pucat. Pupil matanya mengecil, seolah mencoba menolak apa yang dilihatnya. Napasnya tersengal, dada naik turun tidak beraturan.
“Aku…” suaranya serak, seperti tenggorokan yang digores pasir.
“…aku sudah memindahkan racun-racun itu.”