Pesona Sang Mantan
sambut seorang pegawai setelah aku membuka pintu dan masuk ke dalamnya.
"Bisa ketemu sama Pak Erik, saya marketing dari produk Eigor. Saya sudah ada janji, bisa ketemu?" tanyaku.
"Oh, gitu. Sebentar ya, saya tanyakan dulu," jawab pegawai itu.
Aku menunggu sembari melihat ke sekelilingku. Merek dagang produk yang dijual di toko ini memang lumayan mahal.
"Mbak, kok, kata Pak Erik nggak ada janji ya?" tanya pegawai itu sembari menutupi gagang telepon bagian mic-nya.
Hot Chapters