Jodoh Yang Dinanti
Ada mahkota di kepalanya, hijab berwarna putih menjuntai sampai ke bawah, menutupi punggungnya yang terbalut gaun, mempunyai warna senada dengan hijabnya.
Tiba-tiba jantungnya berdetak sangat cepat, rasa gugup bergerumul di hatinya. Lagi-lagi ia berusaha meyakinkan hati, bahwa Araya harus bisa menerima Fahri dan melupakan sosok Nathan.
"Udah, Ya, jangan dinget-inget terus dan jangan disesali juga. Semua akan baik-baik aja, cinta pasti datang dengan sendirinya." Araya mengangkat kepalan satu tangannya. "Semangat Ya! Kamu pasti bisa. Bismillah, allahumma salli ala muhammad"
Hot Chapters