Persona
Dia harus bisa menerima kenyataan ini dengan hati besar.
"Gilang, seandainya kamu nggak punya sifat seperti itu, kamu pasti udah jadi lelaki yang sempurna," gumamnya.
Namun, sejurus kemudian dia tercenung kala mengingat sebuah kalimat.
Tidak ada manusia yang terlahir sempurna, bukan?
Drrtt... Drrtt... Drrtt...
Safira tersadar oleh getaran ponsel dari dalam tasnya. Dia pun merogoh tasnya dan mengecek ponselnya.
Hot Chapters