Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
JIN CHEN SANG PENGUASA

JIN CHEN SANG PENGUASA

Glug . Suara orang muntah darah terdengar. Orang itu diseret mundur hampir sepuluh meter sebelum akhirnya menabrak batang pohon. Kakinya melemah dan tubuhnya ambruk ke tanah. Darah mulai menetes dari sudut mulutnya. Napasnya juga terengah-engah. "Pemimpin Sekte Junior!" pekik dua Sesepuh Sekte Merah Darah dengan ekspresi khawatir.
9.217.8K viewsOngoingAdded to Library 426 Times as prank muntah darah
Read
+Library
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Apa yang dikatakan Mardo memang seperti yang dia khawatirkan. Abaddha sama sekali tidak merasa bahwa Mardo hanya menggertak. Benar saja, tak lama kemudian, Mardo langsung menggunakan metodenya. Terlihat Mardo menjulurkan tangan kanan, lalu menghantam keras dadanya sendiri. Seketika, semburan darah berwarna merah gelap keluar dari mulutnya. Setelah memuntahkan darah itu, Mardo tampak seperti menua sepuluh tahun dalam sekejap. Akan tetapi, tatapan kejam di matanya justru semakin kuat.
10273.7K viewsCompletedAdded to Library 10.1K Times as prank muntah darah
Read
+Library
Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

“Setelah meminum ramuan ini, kalian mungkin akan muntah darah.” Beberapa orang langsung terlihat semakin tegang mendengar itu. “Tapi muntahan itu bukan pertanda buruk. Itu adalah tanda bahwa penyakitnya sedang keluar dari tubuh kalian.” Penjelasan itu membuat suasana yang tegang sedikit mereda. Chyara kemudian mengangkat tangannya dan kembali berkata dengan tegas. “Sekarang, silakan berbaris dengan tertib agar kalian semua bisa mendapatkan ramuan ini.”
1029.2K viewsCompletedAdded to Library 963 Times as prank muntah darah
Read
+Library
Satu Gadis Tiga Lelaki

Satu Gadis Tiga Lelaki

“Maaf, Pak. Apa sebelumnya anak ini pernah mengalami keadaan begini?” “Keadaan ‘begini’, maksud Dokter?” “Muntah darah dan pingsan seperti sekarang.” Kening lelaki paruh baya itu mengerut, Sanjaya berpikir keras. “Sepertinya belum pernah.” Disentuhnya bahu kiri si dokter. “Memangnya cucuku sakit apa?” “Boleh tau, apa sebenarnya yang terjadi sama cucu Bapak?”
103.6K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as prank muntah darah
Read
+Library
Sebatas Pengantin Pengganti

Sebatas Pengantin Pengganti

Tak hanya makanan, di dalam muntahan yang dikeluarkan mulut Aludra terdapat cairan berwarna merah segar. "Darah? Kenapa ada darahnya?" Cukup terkejut, Aludra terdiam beberapa detik sebelum akhirnya merengek pelan. "Mama, Rara kenapa?"
9.730.9K viewsCompletedAdded to Library 958 Times as prank muntah darah
Read
+Library
Raja Agung Nayaka Manggala

Raja Agung Nayaka Manggala

Seteguk darah ia muntahkan dari mulutnya. Perlahan Giyanta Seno mengangkat kepalanya. Menatap pada Nayaka Manggala . Ia menyeka sudut bibirnya yang masih ada darah akibat dia muntahkan. "Bedebah, kemu benar benar melakukannya!" hardik keras Giyanta Seno tak percaya bercampur marah. Padahal niatnya ia ingin bermain main sembari melukai Nayaka Manggala , namun yang terjadi justru sebaliknya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as prank muntah darah
Read
+Library
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Ia mengernyit menahan sakit tak terbilang, keringat bermunculan, membasahi wajah, kepala, dan sekujur badannya. Semakin lama semakin merah wajah sang datuk, dan semakin kencang pula ia mengerang menahan sakit. Desg—desg! Bungo menotok beberapa titik darah di punggung sang datuk, sedetik kemudian, sang datuk kembali tersedak. Ia muntah-muntah, cairan darah yang bercampur racun itu menguarkan asap tipis ketika bersentuhan dengan udara.
1074.5K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as prank muntah darah
Read
+Library
Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Skenario fitnah berdarah terkuak. ​"Upas wulung dosis kecil takkan membunuh, hanya membuat lambung serasa dibakar dan memuntahkan darah hitam mengerikan," lanjut Selir Sekar, jemari merahnya mengelus tabung bambu. "Aku akan meminum sedikit racun ini menjelang petang. Saat aku muntah darah dan sekarat, buatlah kehebohan gila. Menjeritlah hingga prajurit dan Gusti Penguasa datang kemari."
102.0K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as prank muntah darah
Read
+Library
Suami Dibuang Sayang

Suami Dibuang Sayang

"Plok!” Mulut para murid Puncak Gunung Biru dengan kekuatan di atas rata-rata yang bermeditasi tiba-tiba terbuka dan muntah darah. Ribuan liter darah pun menyembur ke segala arah membentuk kabut darah raksasa setinggi satu meter. Suasana begitu mencekam dan kacau balau. "Apa lagi yang kamu tunggu? Ayo bantu!”
8.82.5M viewsCompletedAdded to Library 93.0K Times as prank muntah darah
Show Reviews (474)
Read
+Library
Rafa Khan
aslinya bagus ceritanya, tapi tambah kesini tambah gak jelas. banyak tokoh baru yang bermunculan, ceritanya jadi bias. yang paling lucu kamatian buah ginseng, marcus yang sudah mati malah dihidupkan lagi sam buah ginseng. cameron sebagai kepala keluarga Fu seperti tidak punya kekuatan apapun. ......
Agus Irawan
Hai teman-teman semuanya, Izin promosi. yuuklah pada mampir ke Novelku. judul" Jebakan Gairah Sekretaris Muda" semoga bisa sedikit menghibur kalian, jangan lupa subscribe, dan baca tanpa skip. terima kasih
Read All Reviews
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

“DAN APA YANG AKU LAKUKAN INI, SANGATLAH TEPAT UNTUK MANUSIA SEPERTIMU JANG.” Hoeek Hoeeek Hoeeek Aku terus-menerus muntah darah disertai darah segar yang muncul. Dan tak lama, ketika aku muntah, ada sesuatu yang tampak mengganjal di tenggorokanku, dan aku terus-menerus mencoba mengeluarkan benda itu sehingga aku terus muntah.
9.8683.3K viewsCompletedAdded to Library 22.5K Times as prank muntah darah
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status