Pria Desa Penakluk Wanita
Gadis asal desa yang sama dengannya, sosok berwajah polos dengan tutur kata santun yang selama ini menjadi satu-satunya alasan Bara betah berlama-lama di kampus, meskipun Arum hanya menganggapnya sebagai teman senasib di tanah perantauan.
Bara melangkah cepat memutari pembatas semen parkiran. Di balik koridor dekat loker tua, dia melihat tiga orang pria berandalan kampus, yang dikenal sebagai antek-antek senior bermasalah, sedang menyudutkan Arum ke dinding.
Salah satu dari mereka, cowok berambut gondrong dengan jaket jins belel, mencengkeram pergelangan tangan Arum dengan kuat.