Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Isinya: sepotong daging kering asin (sebuah kemewahan) dan yang lebih penting, sepotong kertas halus—kertas yang digunakan untuk laporan resmi pengawas. Kuterbakan. Isinya singkat, ditulis dengan tulisan yang anggun dan tegas: "Burung itu mengenali nyanyiannya sendiri. Tapi bisakah serangga bernyanyi tanpa menarik perhatian laba-laba? Jika bisa, nyanyikanlah di mata air yang terlupakan, saat bulan tergantung paling tinggi."
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai puisi burung
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

[Saat camar-camar melintasi langitan Kita cengkrama di taman bunga buatan Menyadur perasaan nestapa Lantas apa kau mudah melupakan Bahtera di dada harapan Saat hiruk pikuk merengkuhku di belantara Kita hanya sebatas rasa yang tak pernah di anggap ada Mungkinkah gugup tak berdaya menjadikan gigil terbalut kasihmu nan manja Di ranting-ranting cemara kering, se ekor burung camar bertengger tuk nikmati pawana Ia tahu ranting itu rapuh merana
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai puisi burung
Baca
+Pustaka
Obsesi Gila Suami Mafiaku

Obsesi Gila Suami Mafiaku

Perhatiannya tersedot pada benda yang ada didalamnya. Suara MC kembali bergema penuh semangat. “Sebuah masterpiece dari maestro Giuliano yang penyendiri, terinspirasi oleh puisi tentang seekor burung yang menolak untuk terbang karena kekagumannya pada matahari. Simbol paradox tentang kebebasan dan perlindungan.”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai puisi burung
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

RIRI POV Suara kicauan burung samar-samar terdengar olehku. Kicauan yang sangat merdu layaknya sebuah nyanyian penuh semangat dan penyambutan sang sinar mentari. Sepertinya burung-burung itu ingin membangunkanku dan mengatakan jika hari telah pagi.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai puisi burung
Baca
+Pustaka
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Juga ada beberapa hiasan berupa pohon bunga sakura mati mini. Di panggung kecil sana, di atas sepasang kursi tunggal terdapat tulisan L&L dengan huruf kaligrafi, dikelilingi rangkaian bunga poeny asli. Aroma vanilla dan mawar tercium tipis dari lilin aromaterapi di tiap meja tamu. Laura menjaga senyumnya, melempar pandang pada para tamu yang kini menatap mereka penuh kekaguman. Sampai langkah mereka membawanya ke panggung di mana sepasang kursi telah menunggu sejak tadi.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai puisi burung
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

"Siapa yang tidak tahu tentang gaya reguler? Nomor satu dalam gaya reguler. Kamu pikir kamu siapa? Kamu bahkan tidak punya hak untuk mengikutinya!!" Lu Xiao terus mengabaikannya dan hanya mengambil kuasnya. *"Pasir padang gurun seputih salju, bulan di Gunung Swallow seperti kail.* *Ia memiliki otak emas. Segeralah melangkah di bawah musim gugur yang jernih."* Itu adalah puisi *Ma Shi* karya penyair Li He. Hanya dua baris, namun mengandung rasa kesunyian padang gurun yang mendalam.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai puisi burung
Baca
+Pustaka
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Atau burung-burung yang entah dari jenis apa yang berterbangan dari satu pohon ke pohon lainnya. Lalu permukaan tanah di bawah kaki sang gadis merekah, memanjang, dan air yang jernih lagi menyegarkan muncul begitu saja, seolah setiap jengkal tanah yang terbuka adalah mata air hingga celah memanjang yang menguak itu terisi sepenuhnya, menjadi sungai dangkal dengan airnya yang mengalir. Suara gemericik air bercampur baur dengan kicau burung-burung liar, juga sapuan angin sepoi-sepoi, semua itu sangat melenakan, membuat Bungo merasa tidak sedang berada di Bumi.
1074.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai puisi burung
Baca
+Pustaka
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Menuju kota Jurang Terlarang Hari terus berlalu, di halaman rumah terlihat seorang pria bergerak kesana-kemari, di dalam rumah sosok cantik berkultivasi, ia akan menerobos tahap tiga akhir, di atas pohon burung-burung berkicau mengejek pria berambut putih, tidak lama setelah itu suara ledakan membuat semua burung di pohon berterbangan lalu mendarat di atas atap, Lan Shi mendengus kesal melihat serangannya gagal. "Haiya… kalian semua burung jelek, tunggu aku membawa Aninchi kesini, habislah kalian!" "Hoi… bocah ingusan, kami pengantar surat!" "Apa, burung bisa bicara!" "Ya, tentu saja!" "Kalau kamu pengantar surat, bagaimana kalau antarkan surat ini kepada Wu Ming!" "Tidak mau, kamu harus mem
9.5455.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.9K kali sebagai puisi burung
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
Baca Semua Ulasan
My Handsome Partner

My Handsome Partner

Kata Senja Ella kemudian membuat barang milik Senja berukuran kecil seperti sebelumnya. Tidak ada firasat buruk atau apapun mereka berjalan dengan santai dan berhenti saat haus. Saat berhenti dan duduk. Senja melihat ada seekor burung hinggap di dahan rendah. Tepat di depan Senja. Burung itu seperti mengajaknya berkomunikasi, namun Senja tidak paham bahasa burung. Baginya itu hanya kebetulan saja. Namun, ia ingat apa yang dikatakan Afreda semalam. Segala sesuatu bisa jadi petunjuk untuk sesuatu yang akan terjadi. Jika Senja mengabaikan pertanda itu, mungkin ia mengalami masalah besar.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai puisi burung
Baca
+Pustaka
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Walaupun dia sudah cukup unik sekarang . Saat Wira masih terpaku, wanita itu sudah lanjut ke puisi berikutnya. Dia lagi-lagi hanya sekadar meliriknya, lalu setelah berpikir sejenak, wanita itu langsung mengambil kuas dan mulai menulis lagi. [ Tumbuh rasa malu karena burung liar, tamu terpesona oleh semak belukar. ] [ Panen dengan cepat di ladang yang luas, jangan berhenti dari pagi hingga petang. ]
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172.1K kali sebagai puisi burung
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status