Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

PUISI SATIR TENTANG YANG LUKA DIA TERBANG TAPI TAK PUNYA SAYAP KARENA DEMIKIAN SEKARANG IA SUDAH MERAYAP SAYANGNYA IA TIDAK MERAYAP SESUAI TEMPAT SEHINGGA DEDAUNANNYA ITU JATUH TERLEBIH DAHULU SEBELUM DIRAPAT JIKA DEDAUNANNYA SUDAH RUNTUH APALAH DAYA SEBUAH BUAH YANG TIDAK MEMPUNYAI ALAT FOTOSINTESIS SEBAGAI RUMAH YANG MEMBERINYA BUTUH TENTU BUAH ITU TAK JADI SEGAR TENTU BUNGA ITU TAK JADI MEKAR MEMANG SEBUAH KEJAHATAN TIDAK AKAN LARI DARI PENANGKAPAN MEMANG YANG BAIK ITU AKAN SELALU MENDAPATKAN CELAH KEMENANGAN
103.2K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as puisi burung
Read
+Library
Kembalinya Kesatria Pedang Giok Hitam

Kembalinya Kesatria Pedang Giok Hitam

Disaat sedang bersantai, tak lama terdengar kicauan burung kecil yang berulang-ulang dan ramai sekali, namun hal tersebut tak menganggu kenikmatan mereka. Berbeda dengan Mae, burung itu seakan saling berjeritan, bukan berkicau, karena penasaran, akhirnya Mae pun mencari asal bunyi burung tersebut. Berapa Mae sangat kaget, itu adalah burung asli dari pegunungan yang ada di Taipe. Mengapa sampai ke sini? "Apa yang terjadi? Apa kau ingin mengabarkan sesuatu padamu?" tanya Mae pada burung-burung kecil mirip burung gereja tapi berbulu putih bersih bak salju.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as puisi burung
Read
+Library
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

Sebuah siulan pelan, sebuah melodi kuno yang hanya dapat dipahami oleh penghuni hutan paling purba, meluncur dari bibirnya. Nadanya merangkai pesan rahasia, melintas di antara angin pagi yang dingin. Seketika, dari dahan tertinggi pohon beringin itu, seekor gagak hitam pekat melesat anggun. Burung itu berputar tiga kali tepat di atas kepala Bondowoso, kepakan sayapnya menciptakan desiran yang samar, sebelum akhirnya meluncur deras menembus cakrawala, terbang tegak menuju arah matahari terbit.
101.9K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as puisi burung
Read
+Library
Iris Hitam Yang Terbakar

Iris Hitam Yang Terbakar

Malam ini adalah pameran seni modern terbesar di Kota Neroku, dan merupakan proyek besar lain yang telah aku kurasi. "Karya ini, 'Burung dalam Sangkar' benar-benar menakjubkan." Seorang kolektor paruh baya berseru kagum di sampingku. "Seniman ini telah menangkap keputusasaan dengan sangat realistis." "Itu karena dia melukis dirinya sendiri." "Dia adalah burung dalam sangkar emas yang mengira sangkar itu adalah seluruh dunia." "Hanya ketika api membakar sangkar itu hingga rata dengan tanah, barulah dia menyadari betapa luasnya langit yang sebenarnya."
4.7K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as puisi burung
Read
+Library
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

"Anginnya kencang, langitnya tinggi, dan monyet-monyet melolong sedih; pulau kecil itu jernih, pasirnya putih, dan burung-burung terbang kembali..." Tanpa ragu sedikit pun, Lin Yang dengan santai membacakan sebuah karya agung lainnya. Setelah mendengar puisi ini, bahkan sosok-sosok hantu Sang Penyair Suci dan Sang Abadi Lirik pun terpikat, mata mereka dipenuhi kekaguman saat mereka membungkuk dengan penuh hormat dari kejauhan. "Ini belum berakhir!!!" Para penonton terp stunned; adegan-adegan ini sungguh terlalu mengejutkan!
2.4K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as puisi burung
Read
+Library
Bukan Pernikahan Biasa

Bukan Pernikahan Biasa

Entah kesalahan apa yang telah dilakukan hingga di tolak oleh dua keluarga pria yang paling dekat dengannya. Hingga sang surya tergelincir ke barat, Senja masih duduk di sana. Mengamati sekeliling, mencermati segala perubahan zaman. Di pojok sebelah kanan halaman depan, pohon mangga yang usianya lebih tua darinya itu sering di hinggapi aneka burung kalau menjelang sore bengini. Burung emprit, kutilang, prenjak, dan burung pleci. Sekarang pun masih ada, tapi tak sebanyak dulu. Entah ke mana mereka kini. Sebagian bisa jadi sudah menjadi penghuni sangkar-sangkar burung di rumah-rumah orang, hidup berdampingan dengan mereka sebagai barang pajangan, bisa jadi juga sebagai kebanggaan meski itu han
10403.5K viewsCompletedAdded to Library 10.1K Times as puisi burung
Show Reviews (92)
Read
+Library
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Endah Ariyani
kak Lis, kalau boleh tahu asli darimana yaa? Blitar kah? Jatuh cinta nta sama karya kakak Bukan Pernikahan Biasa, bener bener bagus...... ga ada rencana buat season 2 kak? aku baca maraton, sampai beberapa kali top up...
Read All Reviews
DITALAK SUAMI GARA-GARA MAKE UP PUCAT

DITALAK SUAMI GARA-GARA MAKE UP PUCAT

Burung yang mana yang kira-kira paling mahal, ya? Aku menilik setiap burung dalam sangkar. Semakin lama semakin ke bagian pojok yang sepertinya bersisian dengan kamar Pak Didi. Terdengar suara mendesah-desah. Apaan itu ya? Pak Didi, kan, duda. Aku coba mengintip dari balik jendela yang terbuka sedikit.
9.9245.3K viewsCompletedAdded to Library 9.1K Times as puisi burung
Read
+Library
Bukan Wanita Impian Suamiku

Bukan Wanita Impian Suamiku

‘Apa sekarang aku di dunia lain?’ Kicauan burung saling bersautan yang loncat di sela-sela pohon perdu dengan bunga menyembul sana-sini. Burung yang tidak pernah aku dapati. Mereka berwarna-warni dengan kilap indah seiring kepak sayap yang ramping.
1034.2K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as puisi burung
Read
+Library
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

Tapi akhirnya, aku berhenti nyanyi beneran. Dari kejauhan, aku melihat seekor burung dara yang tampak mengawang di udara. Sepertinya, ia tengah mencari bekupon miliknya di Kelurahan Kertajaya, tempat tinggalku. Boleh jadi, burung dara itu mengira Kertajaya sebagai oase kecil di tengah hutan beton kota metropolitan. Kertajaya ini memang dikepung jalan raya, deretan ruko, mal raksasa, pasar tradisional dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Kalian yang dari Surabaya pasti tahu.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as puisi burung
Read
+Library
IPRIT

IPRIT

Jaka bangkit dari tidurnya, dia duduk di dahan pohon sambil mengamati sekitar. Suara halus itu mengganggu konsentrasinya. Tidak terlihat siapa pun ... senyap. Dia kembali bersyair. "Wahai angin yang menyembunyikan rasa Datanglah di sela daun-daun Hinggap bersama burung-burung Bernyanyilah walau suara parau
1052.4K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as puisi burung
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status