Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Pegangan itu lembut tapi tegas, sama seperti dulu saat menenangkan ketakutannya di masa kecil. “Dendam sudah kamu lepaskan. Luka sudah kamu rawat. Tapi hidup bukan hanya soal sembuh dari luka, Nak, tapi juga soal menumbuhkan harapan.” “Aku punya harapan, Bu. Aku sedang berjuang untuk masa depan yang lebih baik—” “Untuk orang lain, iya. Tapi bagaimana dengan dirimu sendiri? Kapan terakhir kali kamu membiarkan dirimu bermimpi tentang kebahagiaan pribadi, bukan sekadar kesuksesan atau dampak sosial?”
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai puisi mimpi dan harapan
Baca
+Pustaka
Tiba-tiba Menikah Dengan Mantan

Tiba-tiba Menikah Dengan Mantan

“Kamu nggak salah, Nay. Suka itu nggak bisa diatur. Tapi kadang, yang bikin kita sakit bukan perasaan kita, tapi ekspektasi kita.” Nayara menunduk. “Aku cuma pengin dia... ngelihat aku.” Nayara mulai menulis puisi kecil untuk Raka. Ia tak berani mengaku, tapi tiap baitnya mengandung harapan yang jelas. “Kamu seperti senja yang tak pernah bisa kugenggam— tapi selalu kutunggu, meski tahu tak akan tinggal.” Ia pernah ingin memberikannya diam-diam. Tapi selalu gagal.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai puisi mimpi dan harapan
Baca
+Pustaka
Cerita Cinta Kelas Pekerja

Cerita Cinta Kelas Pekerja

Dan sekecil apapun harapan itu, selalu ada mimpi yang bisa mewujudkannya. Tunggu dulu, kan harusnya gw tadi menang yak? Sialan emang ini cewe, jago banget pengalihan isunya atau gw yang bodoh gampang terbawa arus? Hadehhhhhh….
1017.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai puisi mimpi dan harapan
Baca
+Pustaka
sayang salah orang

sayang salah orang

Melebur cita menjadi bekal perjuangan Melirih asa mendorong tegar bersemayam Pada mentari kutitip doa Pada semesta kurangkai angan bahagia Kuingin angin memberi secerca pilihan Pada hati yang tengah mendamba ketulusan Yakinkan jiwa akan keindahan Merasuk mimpi yang terabadikan Lorong waktu tak akan meninggalkan Jejak kasih untuk sang petualang Mari berlari mengejar impian Melompat setinggi bulan Berjajar pada galaksi menembus kesuksesan Tempatkan niat dan doa dalam genggaman Hujan yang bertandang menyapa, seakan masih sama memiliki pesona yang menyimpan sejuta makna; perihal rindu pun kehilangan. Yang terkadang hanya kamuflase diri yang tengah duduk termangu dengan kosongnya pikiran, lalu me
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai puisi mimpi dan harapan
Baca
+Pustaka
Kesatria Garuda

Kesatria Garuda

Kisah-kisah kecil ini menunjukkan bahwa bahkan di tengah kehancuran, manusia mampu menunjukkan keberanian, kebaikan, dan harapan. Ardian dan Sita, Simbol Harapan: Ardian dan Sita, yang selamat dari pertempuran di Gunung Mahameru, menjadi simbol harapan bagi orang-orang yang selamat. Meskipun tubuh mereka dipenuhi luka dan kekuatan mereka menipis, mereka terus memimpin dan memberikan semangat kepada orang-orang yang putus asa. Mereka menjelajahi reruntuhan kota, mencari orang-orang yang selamat dan memberikan bantuan. Mereka memberikan pidato yang menginspirasi, mengingatkan orang-orang tentang kekuatan manusia dan pentingnya harapan. Mereka menyanyikan lagu-lagu perjuangan, membangkitkan sem
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai puisi mimpi dan harapan
Baca
+Pustaka
Fantarna

Fantarna

Kalau kita berharap dengan tulus dan kuat, bisa saja akan terwujud. Dan aku tidak harus menunggu dan membuktikan itu terjadi. Itu memang akan terjadi. Harapan. Tapi bukan berarti kita hanya terus berharap dan menunggu. Karena aku yakin itu semua tidak akan cukup. Kita juga harus punya mimpi dan cita-cita. Seperti kakek buyutku yang membangun sekolahku itu, Orchid’s School. Meskipun aku juga masih bertanya-tanya kenapa memakai Bahasa inggris. Mungkin aku akan mendesain ulang sekolahku itu. Karena aku dan keluargaku juga pemilik sekolah itu.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai puisi mimpi dan harapan
Baca
+Pustaka
The Second Season

The Second Season

Tubuhnya memang berada menikmati suasana saat ini, tapi pikirannya melabung tidak ikut menikmati apapun. “Hampa. Rasanya seperti ada yang kosong, harus diselesaikan, ingin mempercayai hal yang tidak seharusnya. Kenapa rasanya gue berharap kalau mimpi itu bukan sekedar mimpi? Kalau yang mustahil itu benar adanya terjadi.”
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai puisi mimpi dan harapan
Baca
+Pustaka
Lebih dari selamanya

Lebih dari selamanya

Siapa gerangan yang berhak bersanding denganmu? Aku hanyalah Senja yang selalu takut mendekatimu... Berharap ketika kau membenciku... Pantaskah aku memperjuangkanmu? Puisi sang Senja yang sedang merindu. Ia tulis di sebuah kertas dengan pena pemberian raja sewaktu ia mengikuti sayembara puisi untuk sang putri. Ia sangat dekat dengan raja tapi tidak tahu maksud kedekatan itu karena memiliki perasaan dengan sang putri. Sayembara itu hanyalah hadiah berupa uang bagi rakyat jelata sepertinya. Ibunya menjadi dayang. Ayahnya menjadi Prajurit. Sedangkan dirinya hanya bisa membantu kedua orang tuanya jika ada bantuan. Kalau ditanya hobi, ia memiliki hobi memandang sang putri. Sementara cita-citanya
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai puisi mimpi dan harapan
Baca
+Pustaka
Cinta Di Tengah Deadline

Cinta Di Tengah Deadline

“Perjalanan ini tidak mudah, tapi setiap langkah yang kita ambil terasa berharga.” Dengan hati yang penuh harapan, mereka berdua menatap ke depan, siap menghadapi tantangan baru yang mungkin datang. Karena bagi mereka, Ruang Harapan bukan hanya sebuah proyek, tetapi juga simbol dari mimpi yang terus hidup dan tumbuh.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai puisi mimpi dan harapan
Baca
+Pustaka
Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Fakta itu menutup rapat kemungkinan mereka benar-benar berteman. “Ini botol harapan,” kata Raka sambil mengangkatnya. “Tulis keinginanmu, masukkan ke dalam, lalu kubur dalam-dalam. Beberapa tahun kemudian, gali lagi, lihat apakah mimpimu terkabul. Masalahnya, aku tidak tahu mau tulis apa.” Suaranya bercampur bosan, seolah hidup baginya terlalu mudah hingga ia tak punya harapan tertentu.
10140.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai puisi mimpi dan harapan
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Dinlea
novel ini bagus ceritanya.. cm terkadang ada rasa utk menskip krn bahasa yg digunakan terlalu bagus.. shg aku yg kurang pandai ini lebih suka bahasa yg langsung tp the poin dari cerita. tanpa perumpamaan.. maaf y Thor mksh
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status