Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Biarkan Aku Bahagia

Biarkan Aku Bahagia

Biarkan Aku Bahagia. Part 4 Malam hari di waktu senggang. Aku membuka kembali aplikasi di ponsel tersayangku. Wah.. betapa terkejutnya aku, saat mata ini seakan terbuka lebar ketika melihat pesan masuk untuk memesan bolu dan juga kue basah buatanku. Seakan semua terasa mimpi. Ya, berlipat ganda Allah berikan rejeki padaku seusai perceraianku dengan Mas Wahyu.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai puisi kebahagiaan dan harapan
Baca
+Pustaka
Dream first class

Dream first class

“Maafkan semua yang sudah terjadi kalau tidak bisa dilupakan, karena kita masih perlu mengejar mimpi yang belum terwujud. Kita yang masih hidup … tetap butuh bahagia, Sa. Karena kesempatan menjadi kita saat ini belum tentu datang dua kali.” Kuharap itu bisa menghiburnya walau sedikit, namun ia masih saja ingin menahanku pergi dengan memegang tanganku. Terdiam beberapa mili detik seolah bersyukur masih bisa bertemu denganku dalam kondisi hidup. “Terima kasih sudah ke sini. Selamat tahun baru, ya. Sehat selalu.” ***
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai puisi kebahagiaan dan harapan
Baca
+Pustaka
Diam-diam Cinta

Diam-diam Cinta

Manusia cuma membutuhkan dua kata untuk melegakan diri setiap pagi. Ketika ia bangun dari tidur, ketika ia terjaga dari mimpi buruk, atau mimpi yang indah sekalipun. Ia hanya membutuhkan dua kata untuk berani membuka mata, menjalani nasib di dunia nyata yang tak hanya sephia, puzzle bongkar pasang yang dirangkai dalam ingatan dan disiarkan kembali jadi angan-angan. Svaha hanya butuh dua kata, ini adalah harapan, untuk menyambut matahari pagi yang menyilaukan, atau musim hujan yang gigil dan menjemukan. Dua kata itu adalah ‘masih bernafas’.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai puisi kebahagiaan dan harapan
Baca
+Pustaka
TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI LEGENDA

TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI LEGENDA

Usaha dan harapanku tidak sia-sia. Setelah itu, aku sangat bahagia selama beberapa hari. Selama aku tahu bahwa kamu aman dan sehat, aku tidak perlu khawatir, Yoga, terima kasih telah aman dan memberiku harapan untuk bertahan. Selama ini, aku sangat ingin menulis kepadamu, tetapi banyak hal terjadi, dan aku tidak dapat menemukan kesenmpatan. Maaf, aku sudah membuatmu khawatir!] Membaca semua ini, senyuman terharu di wajah Yoga
1044.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai puisi kebahagiaan dan harapan
Baca
+Pustaka
SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

Di pagi yang semakin cerah, Keira memutuskan untuk menulis sebuah puisi—kata-kata yang mengalir dari dalam hatinya, mencurahkan segala perasaan dan harapan. Ia menuliskan tentang malam-malam yang penuh keraguan, tentang cinta yang menantang segala rintangan, dan tentang janji yang terpatri dalam cincin di jarinya. Adrian membaca puisi itu dengan saksama, matanya lembab karena terharu. “Kata-katamu begitu indah, Keira. Mereka bercerita tentang keberanianmu dan tentang harapan yang kau miliki. Aku ingin selalu menjadi bagian dari setiap baitnya.”
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai puisi kebahagiaan dan harapan
Baca
+Pustaka
Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

Demi Jordy. Akhirnya, aku sudah tidak bisa membedakan apakah ini bahagia atau bukan. Jika mendapatkan apa yang aku inginkan berarti bahagia .... Mengapa aku tetap sedih dan menderita meski sudah bersama Jordy seperti yang kuinginkan? Aku tidak bisa menjawab pertanyaan itu. Aku hanya menggenggam tangan ibuku, mengulangi jawaban yang bahkan aku sendiri tidak yakin.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai puisi kebahagiaan dan harapan
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih

Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih

Ayah, Ibu, aku bakal membuatnya hidup lebih bahagia daripada siapa pun. [Dasar gadis bodoh, Amelia malah bilang nanti dia juga mau jadi polisi penjaga perdamaian. Sepertinya dia memang mau dipukul! Aku nggak mau dia berada dalam bahaya. Aku cuma mau dia tumbuh dengan bahagia di sisiku.] [Amelia, sudah lama sekali aku nggak melihatmu. Mungkin aku nggak bisa melihatmu menikah, nggak bisa menemanimu sampai akhir hidupmu. Kakak minta maaf.]
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai puisi kebahagiaan dan harapan
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai puisi kebahagiaan dan harapan
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

menahan nyala cinta sedang kau berkata kau hanya mampir sebentar saja Kita juga pernah menebak kata-kata terakhir yang akan kita ucapkan sebelum malam benar-benar begitu dingin dan kau pamit berlalu seperti angin Tapi kita membisu tak sepatah rindu terucap tak juga ucapan selamat malam hinggap di rekah bibirmu yang lembap Hingga masing-masing kita pergi dan yang tersisa hanya bayanganmu yang terus saja menancap dalam ingat tepat di selasar harap yang senantiasa kudekap (Puisi By : Ikhlas El Qasr) TAMAT.
1045.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai puisi kebahagiaan dan harapan
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Nur Inayah
ceritanya bagus,aku suka tokohnya yg menampilkan perempuan yg kuat,cerdas dan tidak mudah tumbang meski awalnya didera banyak cobaan,perempuan harusnya memang seperti itu,biar tidak gampang ditindas,dianggap makhluk lemah yg g bisa apa2 dan dianggap remeh,good job,Amira
Bahagia53114202
novelnya keren. tapi, ini babnya nggak sampe kek sinetron Tersanjung, kan? takut kepanjangan dan gak tamat2 malah ujungnya mbulettt kek benang ruwet. apalagi sampe bab 200 lebihhh. haduh, bisa puyeng liatnya. ...
Baca Semua Ulasan
Istri yang Tak Kau Harapkan

Istri yang Tak Kau Harapkan

“Maafin aku, ya, kalau mungkin… aku terlalu sibuk berkubang dengan kesedihanku. Padahal aku tahu, pasti ini juga nggak mudah buat kamu.” “It’s okay, Babe.” Kai tersenyum. “Bahagiaku, ya, bahagianya kamu. Jadi prioritasku, ya, bahagiain kamu. Karena kalau kamu bahagia, aku dengan sendirinya akan ikut bahagia.” Sepasang suami-istri itu tengah mengarungi badai untuk mereka berdua. Tidak mudah karena siapa pun tidak ada yang mau merasakan kehilangan. Tapi Kristal dan Kai percaya kalau suatu saat nanti, Tuhan akan memberikan pelangi yang lebih indah dari apa yang bisa mereka bayangkan.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai puisi kebahagiaan dan harapan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status