Cincin Pemikat Jodoh
Meskipun menangis, dia tetap bergerak, melakukan sesuatu--apa pun itu--yang dirasa akan dapat menurunkan suhu tubuh Wira.
“Kenapa, Mas?” tanyanya panik saat Wira mengerang pelan sambil bergeliat. Kerutan di tengah alis, pangkal hidung, serta sudut mata yang masih terpejam menandakan bahwa dia sedang menahan sakit.
“Mana yang sakit?” tanyanya lagi.
Masih mengerang, Wira mengangkat perut dan memegang punggung mengambang di atas kasur. Dari situ, Gita memahami bahwa Wira mengalami pegal di daerah punggung dan sekitarnya.
Hot Chapters