The Wall In My Heart
Wajahnya bulat, bola matanya seperti boneka, pipinya berisi seperti roti yang sudah matang dan rambutnya hitam panjang melewati kerudung orange yang dikenakannya.
Anak itu lebih banyak menunduk. Dilihatnya saja buku gambar dihadapannya. Kotak pensil warna dengan 24 variasi itu dibiarkan terbuka. Pemiliknya tidak tertarik menggunakan. Anak itu hanya merapatkan tangan dan dagunya di atas meja, memandang papan tulis dengan gambar buah apel, jeruk, anggur dan pisang. Jika diperhatikan lebih dekat, mereka memiliki kesamaan. Pandangan kosong, hampa. Tatapan yang membuat bisu sesaat, lidah keluh, amarah mereda, dan kenyamanan. Sulit diartikan, karena semua menyatu dalam satu rasa.
ตอนยอดนิยม