Istri Ke-4 Tuan Tanah
Jenang gulakata mutiara untuk istrikukata-kata tidak dihargai istrimenantu pura pura miskincerita sedih anak tak dianggap
Entah jam berapa putranya mau ditaruh semalam.
Sumi yang sempat berdebat kecil dengan Prapto, acuh dengan sapaan Ratih, dia memilih untuk membangunkan putranya, “Tole, semalam tidurnya nyenyak ada yang jaga? Tidak takut lagi tidur sendiri?” terus mengusap pipi putranya perlahan, tersenyum saat putranya menghadiahi senyuman juga padanya. "Siapkan air hangat. Aku mau memandikan putraku.” Ucapnya ke Ratih.
“Iya, Mbak Sumi.” Ratih segera berdiri, dia akan ke dapur, tapi pelayan sudah di depan pintu dengan membawa air panas, “Apa itu air untuk mandi?”