Pendekar Kera Sakti
Baraka ingin tertawa, ia bahkan menjawab dengan konyol, "Kalau mau ramai, bakar saja Istana ini. Pasti ramai!"
Palupi tertawa, tangannya mencubit lengan Baraka. Hatinya berbunga indah, dan Baraka mulai paham dengan gelagat itu. Maka ia segera berkata lebih bijak, "Jangan menggantungkan hidup pada seseorang. Gantungkanlah hidup pada dirimu sendiri dan seluruh manusia di muka bumi ini. Jika kau terlalu menggantungkan hidup pada seseorang, maka jiwamu akan mati pada saat orang itu pergi. Hidupnya jiwa tidak bisa bergantung pada satu jiwa saja. Itulah yang kumaksud 'hidup' dalam artian jiwa yang butuh semangat."
Hot Chapters