BAYANGAN PENASEHAT AGUNG
“Sudah pasti untuk markas naga itu. Aku cuma harap kita dibayar cukup, aku tak mau berurusan dengan orang-orang bayangan itu.”
Begitu mereka berlalu, Rael menatap langit malam yang tertutup awan. “Pelabuhan timur, ya…” ia bergumam.
Ia kemudian bergerak cepat, menyusuri kanal dengan langkah ringan. Dalam waktu singkat, ia sudah sampai di kawasan pelabuhan—tempat kapal dagang tua bersandar. Di sana, di salah satu dinding batu, ia melihat simbol naga yang sama, tapi kali ini lebih jelas, diukir dengan besi panas.
ตอนยอดนิยม