Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

Di hari-hari berikutnya, Howard mencoba segala cara untuk menebus kesalahannya pada kedua anak itu, namun hasilnya sia-sia. Dia mencoba meniru cara Maya dengan menempelkan memo di pintu kulkas yang bertuliskan [Jesika, jangan lupa minum susu], [Javier, periksa dulu PR Matematikamu]. Melihat memo-memo itu, mata Jesika memerah. Dia merobeknya dan langsung membuangnya ke tempat sampah. Saat akhir pekan, Howard membawa anak-anak ke taman sendirian. Dia sengaja membelikan kembang gula rasa stroberi, yang dulu sering dibawakan Maya untuk mereka.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai re zero memory snow
Baca
+Pustaka
Memories

Memories

Ah, Zeno ada disana. “Zeno?” Aku memanggilnya ketika kami berpapasan. Sepertinya dia baru saja akan beristirahat. Seragamnya tidak dikancing dengan benar, pun atributnya sudah tidak menempel disana. Hanya setelan kemeja dan celananya. “Oh, Sofia… kau baru kembali?” “Ya, begitulah. Isi kepalaku benar benar dibuat bekerja di babak terakhir.”
9.74.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai re zero memory snow
Baca
+Pustaka
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

Ini adalah fenomena **Neural Reclamation** (Reklamasi Saraf), di mana memori asli manusia mulai merebut kembali sinapsis yang sebelumnya diduduki oleh agresi primitif *Subject Zero*. Alur merambat sangat lambat saat mata Shen Long berubah. Warna merah darah yang liar mulai memudar, digantikan oleh pendaran emas yang redup dan penuh penderitaan. Narasi membedah proses **Memory Retrieval**: bagaimana gambaran tentang Chicago, bau hujan di atas aspal panas, dan suara tawa **Li Lan** mulai berdenyut kembali di pusat lobus temporalnya.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai re zero memory snow
Baca
+Pustaka
AURORA

AURORA

ujarku kembali menanyakan keputusan Aquilla tentang rencanaku. Rencanaku adalah, untuk mengalahkan makhluk yang disenjatai wolverine claws itu, kita harus melumpuhkan parasit di punggungnya. Karena bentuknya yang hampir sama seperti pada sebuah video game yang kumainkan di sela latihan militer.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai re zero memory snow
Baca
+Pustaka
Suamiku, Sayangilah Aku!

Suamiku, Sayangilah Aku!

Lantaran khawatir bulu Snow akan rontok di sekitar vila, jadi Sienna berniat mengajak Snow keluar berjalan-jalan di luar. Setelah berpamitan dengan Rina, Sienna pun membawa Snow berjalan-jalan di sepanjang jalan. Snow adalah anjing gembala Jerman yang aktif. Jadi, Sienna harus berlari kecil untuk mengimbangi langkahnya. Saat memikirkan penderitaan Snow selama dua hari ini, Sienna juga tidak memarahinya.
9.3857.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.1K kali sebagai re zero memory snow
Tampilkan Ulasan (296)
Baca
+Pustaka
Widya Syari Putri
sudah tahu jalur ceritanya sampai anak² mereka TK, tp tetap menunggu versi di sini karena tata bahasa di sini enak untuk dibaca...berharap authornya update banyak bab perharinya supaya cepet² selesai dr part² yg membosankan
S.n
Saat Penny ketahuan Sienna, banyak komentar dan seru, sekarang saat Sienna ketahuan anak keluarga Shankar sepertinya biasa aja ya.... Tapi jadi ngebaca misterinya terungkap setiap kelipatan chapter 700an kayanya he... Sekarang juga kan chapter 1400an...
Baca Semua Ulasan
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

"Kau ingin senjata kami?" "Aku ingin membuat Bom Es," koreksiku. "Bom yang cukup kuat untuk membekukan Silo Penahanan di Valeria dan membuat Entitas itu tidur kembali. Permanen." Raja Deep menatapku lama. Lalu dia menatap Darrius. "Kami memiliki 'Batu Nol' (Zero Stone). Konsentrat es dari kedalaman terdalam. Itu bisa melakukan apa yang kau minta."
1023.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 491 kali sebagai re zero memory snow
Baca
+Pustaka
DEMONice

DEMONice

Relyon baru berusia 11 tahun. Apa yang dia mainkan? Di luar masih cerah... Tunggu, kenapa dia seperti berteriak? Karena penasaran, saya melihat ke luar jendela, dan saya melihatnya melihat ke atas pohon dan berteriak. Mataku terbelalak saat melihat Kervi, dia adalah adik Relyon, dan apa-apaan ini! Dia berada di puncak pohon seolah-olah dia sedang meraih sesuatu...
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai re zero memory snow
Baca
+Pustaka
Our Sweet Memory

Our Sweet Memory

Ia berjalan hampir melompat lompat. Makin kaki nya melangkah, sebuah memori terputar di otak Kenan. Saat itu, Meira sedang mengandung 8 minggu. Ia seneng sekali melihat iklan festival kota. Ada begitu banyak makanan dan tontonan seru. "Bang, Mei mau sosis bakar ini. Mau cariin enggak?" Meira menyodorkan handphone nya ke depan wajah Kenan. Laki laki itu melihat foto foto makanan di sosial media Meira.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai re zero memory snow
Baca
+Pustaka
MEMORY

MEMORY

Jordan mengusap wajahnya. "Kamunya yang kenapa. Kalau kamu merasa dingin karena pakaianmu basah, bilang ke aku biar kita berhenti di toko baju dan ganti di sana. Jangan main buka-buka aja." Violet memutar bola matanya.
9.93.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai re zero memory snow
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status