Syahadat Cinta
ucap Ustazah Aida sambil mengeluarkan paper yang dijepit dengan klip dari celah jendela.
“Iya tidak apa-apa Ustazah, terima kasih Ustazah, assalammualaikum,” Rania mengambil paper miliknya kemudian bergegas meninggalkan gedung Syanggit.
Rania dan Aulia berjalan menuju tempat belajar mereka biasanya, yaitu di taman gedung Santiniketan. Ia membuka paper yang dipegangnya dengan hati-hati. Saat membuka halaman pertama ia masih bernafas dengan lega karena tidak terdapat coretan, memasuki halaman kedua tangannya berkeringat dingin karena tulisannya dicoret-coret di sisi kiri tulisan, terdapat tulisan bahasa Arab di sebelahnya yang menyatakan tulisan Rania tidak sejajar dari baris pertama hingga ba
Hot Chapters