Kesayangan Sang Dosen
tanya Ryan, mengalihkan pembicaraan dari topik Robi yang ia harap tidak akan pernah terhubung dengan Tania.
"Ibu sudah jauh lebih baik, Pak. Sudah kembali ke Bandung. Tapi sekarang saya sedang dekat dengan seseorang. Dokter yang merawat Ibu saya," Rani bercerita dengan senyum malu-malu.
"Oh, ya? Dokter? Itu kabar bagus sekali, Rani!" Ryan menyambutnya dengan antusiasme yang tulus. "Siapa namanya?"
"Namanya Bayu, Dokter Bayu. Dia duda, Pak. Tapi dia sangat baik, welas asih, dan yang paling penting, dia pria yang terhormat. Dia membantu banyak sekali saat Ibu saya dirawat."