Pesona Istri Yang Kuabaikan
Kami langsung di arahkan ke ruang Unit Gawat Darurat.
Serangkaian pemeriksaan dilakukan, termasuk USG untuk melihat dan memastikan keadaan bayi kami. Jika dihitung dari waktu Zitni memberikan alat uji kehamilan padaku waktu itu, istriku itu sudah telat kurang lebih lima minggu. Tapi konon katanya, dokter punya perhitungan lain soal kehamilan, dan perkiraan persalinan. Mereka menghitungnya mulai dari hari pertama haid terakhir, bukan kapan pertama kali berhubungan. Ah, entahlah. Laki-laki sepertiku ini jarang-jarang yang peduli pada hal tersebut.
Padahal seharusnya hal seperti ini diketahui juga oleh pada pria, apalagi jika setelah menikah langsung hamil. Bisa-bisa mereka akan salah menduga d