Dinikahi Suami Majikan
“Ikuti Papa ya. Bismillahiirrahmaanirrahim. Allahumma jannibnasyaithaana wa jannibi syaithaana maarazaqtanaa. Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang. Ya Allah, jauhkanlah kami dari gangguan setan, dan jauhkanlah setan dari rejeki yang Engkau anugerahkan kepada kami. Aamiin.”
Laili kembali memejamkan mata sambil memantapkan hatinya. Saat ini ia tidak sedang melakukan perbuatan buruk dengan Arya. Lelaki yang kini sah di mata agama sebagai suaminya. Sentuhan, kecupan tipis yang kadang berubah menjadi gigitan kecil, sampai hentakkan demi hentakan berirama dan sangat lembut yang dilakukan suaminya, dapat ia nikmati dengan seluruh jiwa raganya. Sakit, namun sekejap. Karena Arya