Dinodai adiknya, dinikahi kakaknya
“Aku percaya, Bang… aku percaya sepenuhnya padamu. Kita akan bersama-sama menjaga dia. Kita akan memberinya dunia yang penuh cinta, dunia yang indah, sebagaimana Allah telah memberikannya kepada kita.”
Malam itu, kamar mereka dipenuhi kebahagiaan yang tak terlukiskan. Tidak ada yang lain, hanya cinta yang semakin kuat, doa yang semakin tulus, dan harapan yang semakin besar. Setiap detik terasa begitu berharga, setiap napas begitu bermakna. Sadewa terus mendekap Alika, bahkan ketika air matanya belum berhenti. Ia mencium kening istrinya berulang kali, seakan tak pernah puas, seakan setiap ciuman adalah ucapan syukur yang tidak mampu terungkap dengan kata-kata.
Dan di dalam hati mereka, satu k
Hot Chapters