Lebih dari selamanya
Sudah cantik, model juga pekerja keras pula.
Bagaimana Papa tidak bisa klepek-klepek sama Mama. Begitulah Perumpamaan Amanda terhadap mereka. Setelah menikahi Papa, Mama lebih fokus mengurus kedua anaknya, Amanda dan Arafa.
Yang di depan Amanda adalah Papanya, Papa Nadif. Dia pun sama sudah pernah melewati masa-masa mudanya dengan mengenyam banyak pendidikan. Lulus SMA, dia mengemban pendidikan yang sama dengan Mama. Tapi Papa lebih memilih jurusan Hakim. Lulus sarjana, Papa masih belum bosan untuk tetap melanjutkan pendidikannya ke S2. Itupun jurusannya juga masih tetap, jurusan Hakim. Begitu seterusnya sampai mendapatkan pekerjaan Hakim tetap di Mahkamah Agung Jakarta.