Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menikahi Asisten Sang Presdir

Menikahi Asisten Sang Presdir

Galuh Devantara adalah nama yang selama ini Luna Nadiandra ingin sebut sebagai pasangan sehidup sematinya. Namun, kenyataan malah memaksanya menikahi Rayyi Aksara, asisten dari pria yang dicintainya. Hanya dua tahun, Galuh berjanji, dan mereka akan bersatu sesuai mimpi yang telah lama mereka menjalin kasih di bangku kuliah. Hanya dua tahun, Luna yakin mampu menjalankan peran sebagai istri kontrak Rayyi. Meski begitu, Luna tak bisa berbohong. Dia lelah harus menelan pahit setiap kali menyaksikan Galuh menggandeng istri dan anaknya. Dia lelah menjadi kekasih bayangan selama bertahun-tahun. Saat itulah, kehadiran Rayyi yang mulanya terkesan seperti rutinitas perlahan mengisi kekosongan dalam ruang hati Luna. Pria yang tampak kaku bak robot itu rupanya menawarkan kehangatan yang telah lama absen. Kemudian, saat percik-percik yang semestinya tak boleh muncul itu terasa, pertahanan Luna mulai goyah. Sayangnya, saat Luna merasa perasaannya berbalas, Rayyi malah mengungkap rahasia yang menyakiti hatinya. Sementara Galuh belum kunjung menunjukkan tanda akan kembali padanya. Haruskah Luna berhadapan dengan dilema yang sama: meninggalkan atau ditinggalkan?
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai robot ejo jo
Baca
+Pustaka
Kembar Dua: Ayah Mengejar Ibu Kembali Ke Dekapan

Kembar Dua: Ayah Mengejar Ibu Kembali Ke Dekapan

Semua orang iri pada Nikki, seorang gadis yatim piatu yang berhasil menikah dengan pria dari keluarga konglomerat. Suaminya tampan, lembut, dan kaya raya. Namun, tak ada yang tahu bahwa pasangan ini hanya berbagi ranjang, tetapi tidak impian. Obrolan mereka tak pernah sejalan. Di depan orang banyak, sang suami tampak sempurna luar dalam, sosok suami idaman. Namun, saat malam datang dan dia tertidur, yang dia sebut dalam mimpi adalah nama wanita lain. Bahkan setelah sang istri melahirkan sepasang anak kembar laki-laki dan perempuan, hatinya tetap sedingin es, tak pernah luluh. Sampai akhirnya, selembar surat gugatan cerai membuat sang presdir yang biasanya berkuasa harus duduk di kursi terdakwa. Melihat istrinya rela meninggalkan anak-anak, bahkan menolak harta benda hanya demi berpisah darinya, pria itu tiba-tiba merasa panik. Apakah selama ini dia telah salah paham pada istrinya? Saat kembali ke rumah, yang ada hanyalah bayi-bayi yang menangis meminta susu, ranjang dingin dan rapi, serta vila mewah tanpa istri. Semuanya ternyata tak lebih dari tumpukan baja dan semen. Ketika sang presdir yang selama ini terobsesi dengan cinta akhirnya sadar bahwa dia telah jatuh cinta pada mantan istrinya, sang mantan justru telah menjadi pewaris yang tak bisa dia jangkau. Nikki: "Pak Ralph, kalau mau kejar aku, antre dulu ya. Mending kamu pulang dan urus anak-anak." Ralph menggendong anak kembar dengan tangan kiri dan kanannya. Wajah tampannya tersenyum tipis. "Anak-anak masih kecil, belum bisa jauh dari ibunya. Lebih baik kamu yang urus." Saat pembantu membawa koper si kembar masuk ke rumah, pria itu tiba-tiba keluar dari kotak kardus besar. "Aku boneka manusia untuk anak-anak. Kamu juga bisa menganggapku robot pintar. Ada layanan tambahan di diriku, yaitu sebagai penghangat ranjang."
8.942.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai robot ejo jo
Baca
+Pustaka
Bukan Aku Orangnya

Bukan Aku Orangnya

      Aku tidak pernah menyangka akan berada di titik ini. Menikah dan menjalani rumah tangga tanpa adanya rasa cinta di dalamnya. Pernikahan yang kujalani karena dijodohkan oleh wanita yang katanya melahirkanku. Wanita yang selalu memperlakukanku layaknya robot dan dia yang memegang kendalinya.  Seperti aku yang masih berusaha melepas rasa untuk seseorang yang sekarang entah dimana,  begitu juga dengan Mas Zayn, suamiku, yang tak pernah kurasakan kehangatan cintanya. Awalnya kukira, aku tidak merasakan cinta itu karena hatiku yang masih dibelenggu masa lalu. Namun, ternyata aku salah. Aku tidak merasakan cinta itu bukan karena diriku, melainkan karena memang dia tidak mencintaiku.  Malam itu aku mendapati Mas Zayn  menangis sambil memandangi sebuah foto yang aku tak tau itu siapa. Hingga aku bertekad mencari tahu segalanya. Satu persatu kenyataan mulai terungkap, dan aku sempat menyalahkan diri sendiri. Ada keinginan untuk menyerah, tetapi …apa dayaku? Aku tak bisa mengambil keputusan besar itu, jika dia si Pemegang Remot tak memberi izin untuk robotnya ini. Rasa panas menjalar di pipiku ketika lima jari mendarat indah di sana. Gesekannya meninggalkan bekas merah, sama persis dengan apa yang dulu kurasakan setiap kali menyebutkan keinginanku. “Jangan bikin malu keluarga!” Teriaknya kala itu. “Kamu kira menjadi janda itu menyenangkan? Kalau kamu cerai sama Zayn, siapa yang bakal membiayai kehidupan kita, ha? Siapa yang akan membiayai kuliah dan sekolah adik-adikmu?” Tatapannya nyalang, mengunci pergerakanku. Dadanya naik turun bersamaan dengan mengetatnya rahang membuat nyaliku ciut seketika. Dia, wanita yang kupanggil Ibu itu tak pernah berubah, dan aku tahu seperti apapun aku berusaha baginya aku tak seberharga itu. Aku tak akan diberi celah sedikit pun. Lalu aku harus apa? Bertahan membuatku semakin terluka. Tuhan … sebegitu buruknya kah aku, sampai aku tak pernah layak dicintai? Aku hanya ingin bahagia, meski tak ada yang menaruh cintanya untukku. Apa itu mungkin?
10305 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai robot ejo jo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status