Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
NAJENDRA

NAJENDRA

Sorot mata Najendra terlihat begitu tajam, dia menatap sinis padanya dan berharap mendengarkan jawaban yang memuaskan. “Aku hanya seorang pengembara biasa.” Dia tetap tersenyum meski masam, tertawa meski hambar. Nampak jelas Najendra tak bisa diajak bercanda. “Baiklah, aku akan jujur. Tapi aku tidak berbohong mengenai diriku yang adalah pengembara. Dwi Rahma, itu namaku.” Sambil memperkenalkan diri, dia mengulurkan tangan untuk sekadar berjabat saja.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai rohan kishibe
Baca
+Pustaka
Catur Rogo

Catur Rogo

terang Mahes. "Gue cuma bertanya-tanya, sejak kapan lo punya roti sobek?" tanya Bagas dengan menaikkan sebelah alisnya dan memandang perut Mahes. Mahes terkekeh mendengar pernyataan Bagas. Benar juga pertanyaan Bagas, karena selama ini ia menyembunyikan roti sobeknya. Cuma karena terlalu gerah, hari ini ia memilih tak mengenakan atasan tanpa niat memamerkan tubuh atletisnya itu. "Makanya olahraga. Ini salah satu aset berharga yang dapat memikat wanita," kekeh Mahes membuat senyum manis terukir di bibirnya.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai rohan kishibe
Baca
+Pustaka
AMBISI BISAWARNA

AMBISI BISAWARNA

Saat ini, dia sedang berlatih untuk menguasai senjata ke tujuh: panah. Berlatih memanah kepada Resi Sabda Jati adalah hal yang sangat tepat. Resi Sabda Jati adalah pemanah nomor satu di Kerajaan Jati Sewu, bahkan mungkin di seluruh penjuru dunia. Dia mampu membunuh seratus musuh yang sedang bergerak hanya dengan satu anak panah saja. Satu anak panah itu ketika sudah dilepaskan berubah menjadi seratus anak panah yang mampu bergerak sendiri mencari musuhnya. Anak panah itu tidak akan berhenti bergerak sebelum mencapai sasaran yang dituju oleh sang pemanah, Resi Sabda Jati. “Anakku, Bisawarna. Sekarang, mari kita lanjutkan pemanasan memanah yang telah kamu lakukan kemarin!” ajak Resi Sabda Jati
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai rohan kishibe
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

"Kau bukan lagi bocah ABG, Ran. Dan aku tak sebodoh yang kau kira." Lagi-lagi Asih memperlihatkan sebuah nomor yang berhasil dia dapatkan. Asih terus memaksa agar Rani jujur dan menjawab setiap pertanyaan, nyatanya tidak, wanita itu memilih bungkam.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai rohan kishibe
Baca
+Pustaka
Roh Dewa Perang

Roh Dewa Perang

“Aku tak percaya kau tak mengenalku sama sekali.” “Kalau aku kenal, lantas apa untungnya bagiku? Bukankah takhta dan makhkota itu sudah membuatmu bahagia?” “Menurutmu?” Mahadewi malah balik bertanya. “Mahadewi Senandika, ah, tidak Dewi Sahasika, pemimpin klan iblsi dari dalam neraka. Sudah cukup lama kau mengambil tempat kembaranmu. Kembalikan takhta itu sebelum kau lupa diri dan hancur menjadi batu neraka.”
1028.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai rohan kishibe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status