Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Please Let Me

Please Let Me

Tanpa peringatan, tangan besar juga segera menutup mulutnya. "Hei, Nona, kali ini aku sedang berbaik hati," ucap pria tersebut. Meskipun wajahnya tidak dikenali oleh Vanilla, dia merasa yakin bahwa situasi ini terkait dengan peristiwa di pameran buku sebelumnya. "Aku bisa langsung berbuat hal buruk yang tidak kau inginkan disini. Namun, ada satu hal yang bisa membuatku tidak berbuat demikian," ucap pria itu menyeringai. (Bersambung)
4.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 138 Beses bilang the subtle art of not giving a f
Read
+Library
Aturanmu, Bukan Aturanku!

Aturanmu, Bukan Aturanku!

"Aku menghabiskan puluhan miliar setahun di tempat ini. Kamu mau pakai apa buat dibandingkan denganku?" Aku menarik napas dalam, lalu mengeluarkan sebuah kartu hitam tanpa tanda apa pun, tetapi memancarkan kilau gelap dari dompetku dan menyerahkannya. "Kartu hitam tanpa limit. Uangnya cukup, 'kan? Buatkan kartunya sekarang, lalu mulai ulang proses lelang." Suara terkejut terdengar dari segala arah.
29.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 594 Beses bilang the subtle art of not giving a f
Read
+Library
Bukan Pemuas Nafsu

Bukan Pemuas Nafsu

Bukan Pemuas Nafsu Part 1 #Rhienz "Aw, sakit! Aku mohon, pelankan sedikit!" "Sabar sayang! Bertahanlah, sedikit lagi aku mencapai puncak! Bukankah kamu ingin segera punya momongan?" "Iya' sayang! Tapi gerakanmu terlalu kasar!" mendengar ucapanku, Anto hanya tersenyum. Ia sama sekali tidak peduli denganku yang merintih menahan keganasan nya di atas ranjang.
1058.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang the subtle art of not giving a f
Read
+Library
Why Not?

Why Not?

“Aku harap selamanya kita bisa seperti ini, Rheyn.” *** Cerita ini sekuel dari Sahabat Jadi Cinta, Why Not? Ceritanya ringan aja, kok. Ikuti terus, ya. follow IG-ku di @dera_05
107.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 206 Beses bilang the subtle art of not giving a f
Read
+Library
Aku Bukan ART Keluargamu

Aku Bukan ART Keluargamu

jawab Risa. "Tunggu dulu! Kamu tidak perlu mandi dulu. Lihat, peralatan dapur sudah menumpuk dan kotor semua. Jadi, sekalian kamu cuci. Kalau melakukan pekerjaan itu jangan setengah-setengah, tidak baik. Ibu mau istirahat sebentar. Kalau nanti orang yang pesan sudah datang, kamu kasihkan saja pesanannya, karena pembayarannya sudah lunas," kata Narita langsung melangkah pergi meninggalkan Risa yang masih berdiri di posisinya semula sambil m3r3m4s jemarinya karena menahan kesal.
101.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 43 Beses bilang the subtle art of not giving a f
Read
+Library
Mr. Fragrant and Me

Mr. Fragrant and Me

Kala mengulum senyumnya dan menggeleng secara bersamaan, “Tadi saya gak sengaja nyasar ke ruang musik, jadi dianterin sama Kak Jevan.” Dosen itu mengangguk paham. Ia menatap Kala dari atas sampai bawah. “Kamu boleh masuk, tapi besok di kelas saya kamu harus bawa artikel tentang larangan keterlambatan. Mengerti?” “Mengerti, Bu.” Ucap Kala menunduk sembari melewati dosen tersebut. ***
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 59 Beses bilang the subtle art of not giving a f
Read
+Library
Don't Be Silly. It's Precious

Don't Be Silly. It's Precious

Aku menyalakan radio dan lagu favorit Carla, Habits, yang dinyanyikan penyanyi wanita dengan nama panggung Tove Lo, diputar. “You’re gone and I gotta stay high, all the time, to keep you off my mind, ooh-ooh-ooh-ooh, spend my days locked in a haze, trying to forget you babe, I fall back down, gotta stay high all my life, to forget I missing you, ooh-ooh-ooh-ooh.”
105.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 150 Beses bilang the subtle art of not giving a f
Read
+Library
Not A Perfect Marriage

Not A Perfect Marriage

Orang itu justru tertawa dan mengeluarkan sebuah buku kecil. "Disini jelas tertulis semua tentang penguncian jiwa dan akibatnya. Ivy tentu tidak mungkin tidak tahu tentang ini?" ***
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 136 Beses bilang the subtle art of not giving a f
Read
+Library
Bukan Cerita Dongeng

Bukan Cerita Dongeng

Seakan memahami apa yang tengah ia rasakan. Pandangannya ikut terusik saat melihat buku dengan judul 'Tidak apa kalau tidak sempurna' dan 'Kamu Berusaha Bagaimana Pun, Pembencimu Tidak Akan Percaya.' Dari kedua buku tersebut, Kayla memilih judul kedua. Mungkin, lebih pas dengan kondisinya saat ini. Sejak dulu, entah mengapa rasanya pembencinya terus berdatangan bak ombak yang hendak menerjang tepi pantai.
18.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 683 Beses bilang the subtle art of not giving a f
Read
+Library
Try Not To Love

Try Not To Love

Bahkan Alea dapat melihat sorot matanya yang penuh dengan kekesalan. Sebentar, jika dia tidak sudi memberikan bibirnya ke Angela, kenapa dengan terang-terangan membuat karya seni di tubuhnya? Oh god. Dulu Angela yang pacarnya saja tidak dicium, kenapa dia yang bukan siapa-siapa malah diberi cupang begini.
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 85 Beses bilang the subtle art of not giving a f
Read
+Library
PREV
12
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status