Bara Dendam Sang Prabu Boko
Wanita itu meronta, menjerit, dan berjuang, namun tak berdaya melawan kekuatan buaya itu.
"Tunduklah kau, hewan buas!" teriak Sang Mahamantri I Halu, kemarahannya tersulut melihat adegan tersebut. Tanpa berpikir panjang, ia kembali merapalkan ajian Warih Sagotra. Energi yang baru saja dilatihnya mengalir deras dari telapak tangan, menyatu dengan alam. Pusaran air raksasa terbentuk lagi, bukan untuk latihan, melainkan untuk penyelamatan. Pusaran itu melingkari buaya dan wanita yang ditariknya, mengangkat keduanya tinggi-tinggi dari permukaan air, sebelum membanting mereka dengan kekuatan dahsyat ke tepian sungai yang kering.
Bab Populer