Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI KEDUA KU

ISTRI KEDUA KU

Terlihat beberapa orang tengah mengurus ladang di sana. Setelah melewati ladang sayuran. Barulah mereka menemukan rumah warga. Rumah-rumah sederhana yang berdinding dari bilik bambu. Rumah yang masing-masing memiliki halaman yang luas. Ditanami ragam bunga di dalam pot.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai rumah di tengah sawah
Baca
+Pustaka
Suami Jantanku

Suami Jantanku

Rumah Robby terpisah dari rumah lainnya, tak ada tetangga kanan kiri maupun di seberangnya karena di sekitarnya sawah luas yang ditanami padi yang hampir panen raya. "Ayo masuk dulu, Mbak. Panas di situ!" bujuk Robby agar Suzy mau masuk ke rumahnya. Namun, wanita itu nampak ragu-ragu melangkah ke arah teras rumah bermodel bangunan ala Bali tradisional itu. Suzy mengamati lingkungan sekitar rumah yang sepi seperti tak ada penghuni lainnya selain mereka berdua. Maka dia memutuskan untuk duduk saja di kursi teras yang terbuat dari besi tempa yang meliuk-liuk artistik bercat perunggu.
10112.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai rumah di tengah sawah
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
agneslovely2014
Hello, Para Pembaca Setia Suami Jantanku. Terima kasih sudah mengikuti kisah Teja Kusuma sibling bersama Indra Gustavo dan Suzy Malika. Novel ini tamat di bab 109. Sampai jumpa di karyaku selanjutnya.
Erni Erniati
dengerin tuh Talitha. Indra tuh aslinya gk tulus nikahin kamu. dia tuh cuma pengen jadiin kamu supaya bisa dpt proyek di Bali. apalagi mister Rodrigo tahu klo Indra nikahin adeknya Brian. lngsung deh tanda tangan kontrak.
Baca Semua Ulasan
Pembalasan Menantu Terkuat

Pembalasan Menantu Terkuat

Pagi-pagi setelah sarapan semuanya bersiap ke sawah milik Bizar yang terletak tidak begitu jauh dari rumah. "Ini semua milik Papa?" tanya Bara memandang hamparan hijau padi yang tumbuh yang sebentar lagi akan berbuah. "Iya," jawab Bizar santai. "Itu lahan tanaman sayuran ya kayaknya," tunjuk Bara pada lahan sebelah sawah. "Iya sayur yang kita makan dirumah rata-rata dari kebun itu," ujar Bizar lagi. "Punya Papa juga?" tanya Bara penasaran.
1016.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 555 kali sebagai rumah di tengah sawah
Baca
+Pustaka
Suamiku yang Tak Normal

Suamiku yang Tak Normal

Di kejauhan, hamparan sawah terbentang luas dengan tanaman padi yang masih muda, batangnya tegak lurus dan berwarna hijau cerah. Beberapa rumah panggung dengan atap genteng merah berdiri berjauhan, dikelilingi halaman yang dipenuhi rerumputan dan bunga liar. Udara terasa sejuk nan bersih, dengan aroma tanah basah serta dedaunan yang baru disiram embun.
10906 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai rumah di tengah sawah
Baca
+Pustaka
Istri hanya Status

Istri hanya Status

Mata membelalak sempurna saat menatap hamparan sawah yang menghijau. "Masya Allah … indah sekali, Kak," gumamku lirih. Mataku memandang takjub pada bentangan sawah yang ditanami padi di depanku Tepat di depan hamparan padi yang sedang hijau berdiri sebuah rumah dengan konsep klasik sederhana.
1055.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai rumah di tengah sawah
Baca
+Pustaka
PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

Sekalian melihat para pekerja, yang sedang memanen sawah Ibu dan juga Bapak. Ibu dan juga Bapak mempunyai rumah kecil di atas kolam ikan yang ada di sawah. Rumah itu cukup mini, hanya dengan satu kamar mandi dan juga satu ruangan. Tapi mempunyai teras yang amat lebar, gunanya untuk duduk-duduk dan juga memudahkan jika ingin makan bersama seperti saat ini. Setelah membagikan makanan kepada para pekerja, dan mereka memilih untuk makan di gubuk-gubuk yang tersedia di sana, kami juga ikut makan di teras rumah milik Ibu.
9.6235.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai rumah di tengah sawah
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

Tak butuh waktu lama bagi Bara untuk mendapatkan penjual rumah dengan harga yang dia inginkan. Bara dan Xia Yu berhenti melangkah di depan sebuah rumah yang ada di tengah perkebunan buah persik. Si pemilik rumah yang menjual rumah tersebut mempersilahkan Bara dan Xia Yu untuk masuk dan melihat-lihat dalam rumah. "Silahkan tuan," ucapnya. Bara Sena pun segera masuk ke dalam rumah tersebut. Xia Yu mengikuti dari belakang. Keadaan di dalam rumah itu masih sangat terawat. Itu adalah rumah yang Xia Yu idam-idamkan karena berada di tengah perkebunan buah persik.
1076.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai rumah di tengah sawah
Baca
+Pustaka
SUKSESKU BERAWAL DARI SAKIT HATI

SUKSESKU BERAWAL DARI SAKIT HATI

* Rumah Mbah dukun jauh dari pemukiman warga. Di seberang rumahku, ada hamparan sawah berpetak-petak yang sangat luas, yang dibatasi pagar bambu. Di antara sawah-sawah itu, ada sebuah jalan setapak yang jika dilewati hingga ke ujung, akan sampai di sebuah jalan kereta (rel) yang sudah tidak dipakai. Untuk sampai di rumah Mbah Dukun, harus melangkahi rel itu kemudian berjalan lagi beberapa ratus meter, menelusuri semak belukar.
7.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai rumah di tengah sawah
Baca
+Pustaka
Ternyata Suami Mendua Ketika Kami Tak Bersama

Ternyata Suami Mendua Ketika Kami Tak Bersama

“Apa sertifikat rumah ini dan sawah yang kau inginkan?” Ramdan terbelalak menatap lembaran kertas dari map itu. sebuah sertifikat kepemilikan sawah. “Bawa itu pergi, kau boleh menjualnya. Tapi tidak dengan sertifikat rumah ini. Rumah ini adalah rumah penuh kenangan ibu dan bapak. Jadi jangan berpikir untuk menjualnya!” bentak Dewangga lagi.
10139.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai rumah di tengah sawah
Baca
+Pustaka
Jejak Lara Setelah Perceraian.

Jejak Lara Setelah Perceraian.

Disebuah desa yang jauh dari kota. Terdapat sebuah rumah sederhana, yang kiri kanannya dikelilingi sawah yang dipenuhi oleh padi yang sedang menguning. Dari rumah itu, keluarlah seorang laki-laki paruh baya, menggunakan baju kaos putih yang sudah longgar, dengan sarung terlilit dipinggangnya. Laki-laki itu duduk dikursi bambu yang ada diteras rumahnya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai rumah di tengah sawah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status