Dinikahi Mas Pandu
Ia pun pulang ke rumahnya yang ada di bagian belakang posisi rumah orang tua Pandu.
Jadi, satu lingkungan itu, bisa terisi dua bangunan rumah, dan rata-rata masih saudara, bisa dibayangkan, kan, ya...
Zita begitu senang, karena banyak makanan khas yang menjadi kesukaannya tersaji di meja makan. Ia bahkan sudah tergiur saat melihat ikan gurame goreng dengan sambal jelantah.
Bahunya ditepuk seseorang. Ia menoleh, lalu cengar cengir. Pandu berdiri menatapnya.