MAWAR
Mawar tengah berjalan menuruni anak tangga, kesadarannya masih belum sepenuhnya kembali, dia sesekali menguap karena kantuknya belum hilang, hingga tidak menyadari ada seorang perempuan yang tengah berlari menuju ke arah nya.
Pada injakan tangga terakhir tiba-tiba tubuhnya hilang ke seimbangan, sudah jatuh di timpa tangga pula itulah yang terjadi pada Mawar, saat dia akan jatuh tubuhnya di tabrak dengan keras oleh seseorang hingga lantai yang keras menjadi tempat berlabuh terakhirnya sebelum badannya merasakan sakit yang teramat.
Brukh
"Awhh," Mawar meringis kala pantatnya mengenai dinginnya ubin. "Sakit sekali," keluhnya.