Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TURUN RANJANG

TURUN RANJANG

Maka, inilah yang bisa ia lakukan untuk sedikit melupakan rasa sesal yang mengendap di hatinya. Yang pertama Sera bersihkan adalah kamar tidur. Vacuum cleaner yang bisa otomatis bergerak seperti robot itu ia nyalakan sembari ia merapikan ranjang yang berantakan. Ardhi meninggalkan selimutnya tergeletak di lantai. Bantal dan guling berserakan di atas ranjang. Entah apa yang dilakukan laki-laki itu setelah Sera keluar dari kamar tadi.
9.9881.8K viewsCompletedAdded to Library 34.4K Times as runner maze
Show Reviews (211)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Es merah delima
Aku baca uda selesai, jujur agak kesel sama author kenapa porsi pihak ketiga Edo ga gitu banyak, lbh byk porsi Ardhi & ex nya. Ga adil aja . Cewenya nerima idup di kurung, blm explore idup.. kesell aku gregetan aja cewenya ga ada pengalaman cinta dipantek sama laki yg ada trauma..
Read All Reviews
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Rose buru-buru memutuskan pandangan dan berlari ke belakang. Anjel tidak menyadari apapun dan hanya Rose dan Bram yang tahu.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as runner maze
Read
+Library
Rantai Gen Mekanik

Rantai Gen Mekanik

Ranjau mekanis terkompresi TB81, bintang lima Kelas D, dengan Rune Tulang Rahasia monster Piranha Kepala Harimau. Dipicu oleh injakan atau getaran, waktu aktivasi 0,01 detik. Dapat melepaskan bayangan keterampilan tempur binatang buas Piranha Kepala Harimau, radius pembunuhan lima meter, dengan sedikit efek korosif, merupakan ranjau mekanis terbaik untuk menghadapi makhluk besar yang berlari.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as runner maze
Read
+Library
Invasi Beast

Invasi Beast

“Siap, Mila?” "Siap, Pak!" Mila berdiri di depan garis start, memasang posisi siap lari. Pak Roger menyalakan layar pemantau yang akan mencatat gerakan dan waktu tempuhnya. "Siap—Mulai!" Mila melesat. Rintangan pertama adalah lintasan berkelok dengan lampu sensorik. Cling! Lampu merah disisi kanan menyala. “Merah kanan!”
822 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as runner maze
Read
+Library
Another Maze

Another Maze

Dia hanya bisa duduk bersandar pintu berharap datang pertolongan. Para robot ninja semakin mendekat ke arahnya. Dari luar robot zombie semakin beringas mendobrak ruangan. Alarm peringatan berbunyi. Hitungan sisa waktu muncul terpampang jelas. Waktu berjalan dua belas menit, tersisa tiga menit lagi untuk menyelesaikan misi. Hitungan jumlah robot pelayan berjalan pada angka dua puluh lima, Hans berhasil menyelesaikan perburuan, hanya tersisa setengah lagi misi selesai.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as runner maze
Read
+Library
RANJANG BERDARAH

RANJANG BERDARAH

Mini Cooper berwarna merah itu melaju melewati gerbang menjulang yang terbuka otomatis. Mengitari sebuah air mancur besar yang ada di pusat pelataran menuju sebuah rumah megah bergaya modern yang berdiri di atas lahan sendiri seluas 4500 M², di kelilingi benteng yang beberapa meter lebih tinggi dari bangunan rumah huni.
3.8K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as runner maze
Read
+Library
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Gana tidak mau pergi di sembarang tempat yang membuat kesehatan anaknya kumat dan terkena banyak mental karena tidak sama seperti anak-anak yang lain, belum lagi Marcho sudah mengetahui penyakitnya yang sulit di selamatkan. Mereka sudah sampai di tempat olah raga tersebut, terlihat tulisan besar dengan Perth Arena itu sangat besar, mungkin yang pertama kali Marcho lihat adalah tulisan itu. "Perth Arena, jadi ini tempat olah raga kita bertiga? Bagus banget Pa, ayo Ma kita masuk ke dalam untuk latihan, tapi kayaknya ini luas?" Marcho banyak bicara, sedangkan kedua orang tuanya masih canggung jika harus akrab bicara dekat.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 312 Times as runner maze
Read
+Library
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Bab 17 Tepat pukul 21.00 aku mendengar deru mobil masuk ke dalam halaman rumah. Aku yang tadi sempat merebahkan diri di samping Alea gegas turun dari ranjang. Tanganku menyalakan sakelar lampu ruang tengah tamu. Aku berjalan perlahan sambil memijit kepalaku yang terasa agak pening. Aku menuju pintu depan supaya mas Vano tidak terlalu lama menunggu.
9.95.6K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as runner maze
Show Reviews (80)
Read
+Library
Autumn Sky
ceritanya bagus dan alurnya pun mengalir. Penulisannya pun juga rapi, jadi waktu dibaca enak. Namun, saya masih menemukan beberapa kesalahan kecil di sini, tapi itu bisa diabaikan dan tidak mengganggu kenyamanan dalam membaca. Ayo kamu update lagi ceritanya, aku menunggunya
Skyler Artemis
aku jarang baca novel dengan sudut pandang orang pertama, tapi aku menemukan novelmu enak untuk dibaca. Ide ceritanya mungkin mainstream tapi pengemasannya fresh dan rapi penulisannya. Ayo update terus, aku tunggu kelanjutannya.
Read All Reviews
TURUN RANJANG

TURUN RANJANG

gumamnya lagi. Valery pun berlari cepat ke arah pintu utama. Dia langsung masuk dan melihat Kenneth sedang berjalan tertatih bahkan sempoyongan ke arah tangga. James mengikutinya dari belakangan sambil menatapnya cemas begitu juga Catherine. "Kenapa mereka tidak memapahnya? padahal jelas-jelas Kenneth terlihat lemas bahkan hendak jatuh," gerutunya sambil melangkah cepat melintasi James.
10542 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as runner maze
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Mawar tengah berjalan menuruni anak tangga, kesadarannya masih belum sepenuhnya kembali, dia sesekali menguap karena kantuknya belum hilang, hingga tidak menyadari ada seorang perempuan yang tengah berlari menuju ke arah nya. Pada injakan tangga terakhir tiba-tiba tubuhnya hilang ke seimbangan, sudah jatuh di timpa tangga pula itulah yang terjadi pada Mawar, saat dia akan jatuh tubuhnya di tabrak dengan keras oleh seseorang hingga lantai yang keras menjadi tempat berlabuh terakhirnya sebelum badannya merasakan sakit yang teramat. Brukh "Awhh," Mawar meringis kala pantatnya mengenai dinginnya ubin. "Sakit sekali," keluhnya.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 227 Times as runner maze
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status