Mas Bram, Besok Kita Bercerai
"Tanda tangan surat talak malam ini, besok daftarin ke Pengadilan Agama. Begitu surat itu sah, aku bakal packing dan hilang dari hidup kalian seumur hidup. Semua aman. Win-win solution."
"Gila kamu, Run?!" Bram akhirnya melangkah maju, suaranya meninggi memecah keheningan. "Aku nggak akan pernah ceraiin kamu sampai kapanpun!"
"Lho, yang minta aku pergi kan istri kesayanganmu ini, Mas," balas Aruna enteng, menunjuk Lina dengan dagunya. "Aku cuma ngasih syarat. Lagian, lucu banget, kalian yang butuh bantuan, tapi kalian yang ngatur harganya."