Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Air Mata Aruna

Air Mata Aruna

ujar Aruna melukiskan daerah Bali yang ramah. “Iya lah, disana mah.., bebas. Mau ciuman kek, mau telanjang kek.., bebas. Hahahhahaha,” sahut Sari. “Gimana masalah bulan madunya. Berapa kali laki elo naik?”
910.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 383 kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
Teror Mantan

Teror Mantan

bingung Gretta sementara Alex menatap tajam Gretta dan ingin menelannya hidup-hidup. "Astagfirullah," refleks pak Burhan, bukan hanya pak Burhan yang terkejut tapi semua murid yang berada di UKS semua terkejut. "Gila," "Udah gak perawan dong," "Masih SMA udah nikah aja kaya di novel-novel," "Parah sih," "Mau ena-ena di sekolah kaya gak ada tempat lain aja," "Oh mau main kuda-kudaan,"
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
RAHIM GADIS SEWAAN

RAHIM GADIS SEWAAN

Zevanya merasa ada desiran aneh di dadanya. Firasat apa ini. Perasaankuu aneh. Batinnya setelah mendengar penjelasan dari Matt, anaknya. Zevanya memegang dadanya. “Mama kenapa?” tanya Matt polos. Zevanya tersentak dan menggelengkan kepalanya pelan. “Kita pulang yuk, sayang. besok kita sudah harus berangkat. Mama belum packing.” Matt loncat kegirangan. “Okey, Ma. Yes! Akhirnya aku akan bertemu Oma Bi dan Opa Onad.”
1073.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
Mengejar Cintamu Suamiku

Mengejar Cintamu Suamiku

gerutu Barak, yang sudah tak sabar menunggu kedua wanita itu. "Haaai Barak!" tiba -tiba suara mama membuyarkan lamunan Barak. Ia yang sedari tadi kesal menunggunya. Seketika membetulkan posisi duduknya ,saat melihat Miranda dan mama datang menghampirinya. "Aah mama sudah datang?"
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
Ibu Empat Anak: Beda Bapak!

Ibu Empat Anak: Beda Bapak!

Melati berusaha tersenyum lebar, tapi jelas terlihat bahwa ia mulai kehabisan bahan jualan. “Tapi, Tante, tadi Bima kayak buru-buru banget. Aku ngelirik dia, eh... dia kayak langsung pura-pura gak lihat... kayak aku ini transparan,” ujar Mutiara dengan raut wajah sedih yang dramatis.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Mata Bara segera nenyambuti dengan pukulan pula. Benturan terjadi. Keduanya sama terdorong mundur, tapi tak urung ujung tombak masih sempat menggores lengan Si Mata Bara. Merasa sedikit lebih unggul. Tumenggung kembali melompat maju sambil hantamkan tombak ke wajah dan dada lawan.
99.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
Air Mata Kerinduan

Air Mata Kerinduan

Namun, Jeff malah menenangkanku, “Kak, area ini memang harus dipijat. Ditambah lagi ada sedikit penyumbatan di saluran ASI-mu, mungkin akan terasa sedikit sakit di awal. Kamu tahan sebentar….” Jeff duduk di tepi ranjang. Melihat matanya yang jernih dan nada bicaranya yang tulus, seketika aku merasa bingung. Seolah-olah di antara kami berdua, hanya diriku yang berpikiran kotor. Ini membuatku merasa sedikit malu. Namun, aku hanya bisa pasrah menerima sentuhannya. “Kak, sebenarnya kondisi penyumbatan saluran ASI-mu nggak terlalu buruk. Pasti akan lancar setelah dipijat beberapa kali.”
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

Ia tertawa getir. “Walau seperti itu apakah kalian akan sering bertemu? Bunda rasa tidak.” Bunda lalu terkekeh. “Ingatkah kau Tante Girish memesan gulai kambing dari kita untuk acara lahiran anak Bahram? Kau belum ke Ibukota, kan hari itu? Apa kau menangis tanpa sepengetahuan Bunda?”
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Setelah Malam Pertama

Dicampakkan Setelah Malam Pertama

Bahkan lelaki itu baru saja menutup mulutnya, saat Marta tiba-tiba muncul dengan kondisi yang begitu menyedihkan. “Mama!” ***
8.8155.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
Dilamar Presdir yang Menyamar

Dilamar Presdir yang Menyamar

Kasih tahu nggak ya? “Nawa ....” Sebuah aksi yang tiba-tiba membuat mata Brama membola.
9.946.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status