Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Air Mata Aruna

Air Mata Aruna

ujar Aruna melukiskan daerah Bali yang ramah. “Iya lah, disana mah.., bebas. Mau ciuman kek, mau telanjang kek.., bebas. Hahahhahaha,” sahut Sari. “Gimana masalah bulan madunya. Berapa kali laki elo naik?”
910.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
Hasrat Suamiku Dengan Gundiknya

Hasrat Suamiku Dengan Gundiknya

kata Bu Marni. Ciiit! Panji ngerem mendadak. Bersambung
9.551.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

Mengikuti segera, kepalanya tiba-tiba naik dalam api hitam. Harry juga berakting. "Hancur!" Saat Kania berteriak dengan suara bernada rendah, mulut berdarah dari Reqbat Mata Dewa tiba-tiba menghilang ke udara tipis. Betul sekali. Menghilang ke udara tipis. Tanpa mulutnya, Wombat Bermata Majemuk berteriak kesakitan. 'Dia baru saja memusnahkan mulut Mora? Blaster milik Kania memang menakutkan.'
1065.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
Teror Mantan

Teror Mantan

bingung Gretta sementara Alex menatap tajam Gretta dan ingin menelannya hidup-hidup. "Astagfirullah," refleks pak Burhan, bukan hanya pak Burhan yang terkejut tapi semua murid yang berada di UKS semua terkejut. "Gila," "Udah gak perawan dong," "Masih SMA udah nikah aja kaya di novel-novel," "Parah sih," "Mau ena-ena di sekolah kaya gak ada tempat lain aja," "Oh mau main kuda-kudaan,"
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
RAHIM GADIS SEWAAN

RAHIM GADIS SEWAAN

Zevanya merasa ada desiran aneh di dadanya. Firasat apa ini. Perasaankuu aneh. Batinnya setelah mendengar penjelasan dari Matt, anaknya. Zevanya memegang dadanya. “Mama kenapa?” tanya Matt polos. Zevanya tersentak dan menggelengkan kepalanya pelan. “Kita pulang yuk, sayang. besok kita sudah harus berangkat. Mama belum packing.” Matt loncat kegirangan. “Okey, Ma. Yes! Akhirnya aku akan bertemu Oma Bi dan Opa Onad.”
1073.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Setelah Malam Pertama

Dicampakkan Setelah Malam Pertama

Bahkan lelaki itu baru saja menutup mulutnya, saat Marta tiba-tiba muncul dengan kondisi yang begitu menyedihkan. “Mama!” ***
8.8154.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
Mengejar Cintamu Suamiku

Mengejar Cintamu Suamiku

gerutu Barak, yang sudah tak sabar menunggu kedua wanita itu. "Haaai Barak!" tiba -tiba suara mama membuyarkan lamunan Barak. Ia yang sedari tadi kesal menunggunya. Seketika membetulkan posisi duduknya ,saat melihat Miranda dan mama datang menghampirinya. "Aah mama sudah datang?"
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
Ibu Empat Anak: Beda Bapak!

Ibu Empat Anak: Beda Bapak!

Melati berusaha tersenyum lebar, tapi jelas terlihat bahwa ia mulai kehabisan bahan jualan. “Tapi, Tante, tadi Bima kayak buru-buru banget. Aku ngelirik dia, eh... dia kayak langsung pura-pura gak lihat... kayak aku ini transparan,” ujar Mutiara dengan raut wajah sedih yang dramatis.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Serangan tidak terduga dan berlangsung secepat kilat yang dilakukan adipati tak dapat lagi dihindari oleh lawannya. Lima jemari tangan yang tiba-tiba memancarkan cahaya biru pekat menembus perut si Mata Bara. Laki-laki itu meraung dahsyat. Dalam keadaan perut ditembus lima jari lawan dia masih sempat menghantam kepala adipati. Sang adipati tersentak dan segera tarik lima jarinya dari perut lawan. Begitu jemari dibetot, maka isi perut Mata Bara berserabutan keluar. Darah menyembur, Mata Bara terhuyung. Matanya mendelik tak percaya.
98.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
Air Mata Kerinduan

Air Mata Kerinduan

Namun, Jeff malah menenangkanku, “Kak, area ini memang harus dipijat. Ditambah lagi ada sedikit penyumbatan di saluran ASI-mu, mungkin akan terasa sedikit sakit di awal. Kamu tahan sebentar….” Jeff duduk di tepi ranjang. Melihat matanya yang jernih dan nada bicaranya yang tulus, seketika aku merasa bingung. Seolah-olah di antara kami berdua, hanya diriku yang berpikiran kotor. Ini membuatku merasa sedikit malu. Namun, aku hanya bisa pasrah menerima sentuhannya. “Kak, sebenarnya kondisi penyumbatan saluran ASI-mu nggak terlalu buruk. Pasti akan lancar setelah dipijat beberapa kali.”
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai mata buram tiba tiba
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status