Red in Us
“Gue cuma khawatir lo ngomong yang aneh-aneh sama Sakha. Dia, kan, sahabat baru gue.”
Walaupun menggunakan kata ‘sahabat’, tetap saja rasa aman dan lega tidak hinggap di dada Rabu. Dia pun akan disebut Katha sebagai ‘sahabat’. Namun, dalam sebutan itu, dia punya perasaan yang lebih para Katha. Maka tidak menutup kemungkinan, Katha atau Sakha sama-sama punya perasaan satu sama lain.
“Heh! Sekarang kenapa muka lo yang aneh?” Katha masih tertawa. Dia mengisi gelas kosong di sebelah piring Rabu dengan air putih. “Nih, minum biar waras.”
الفصول الرائجة